Pelaksanaan Uji Psikologi Pemohon SIM Ditunda

Kompas.com - 24/06/2018, 08:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana uji psikologi bagi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) pada Senin (25/6/2018) mendatang akhirnya ditunda.

Keputusan terseut diambil setelah masa simulasi uji psikologi dilakukan sejak 21 Juni sampai 23 Juni.

Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengungkapkan pihaknya masih terus mempersiapkan pelaksanaan ujian ini agar diketahui masyarakat.

Baca juga: Aturan Hukum Mendahului dari Sebelah Kiri

"Jadi kita masih sosialisasikan dulu ke masyarakat. Kita juga masih melaksanakan simulasi dulu sampai sistem benar-benar bisa diyakinkan berjalan lancar," ucap Fahri saat dihubungi Jumat (22/6/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan penundaan ini sesuai dengan petunjuk Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz yang pelaksanaan uji psikologi bagi pemohon SIM ditunda.

Baca juga: Tanggapan Pengamat Keselamatan Soal Tes Psikologi Permohonan SIM

"Sampai kapan penundaannya nanti diberitahukan kemudian. Jadi intinya pelaksanaan uji psikologi untuk SIM ditunda," ucap Argo diwaktu yang sama.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menambahkan syarat uji psikologi bagi pemohon SIM baru maupun perpanjangan.

Tes yang menggunakan sistem komputerisasi ini akan dapat melihat potensi calon pengendara kendaraan dalam hal keselamatan selama di jalan raya.

Untuk mengikuti ujian ini masyarakat mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp 35.000. Gerai uji psikologi dapat ditemui disekitar Satpas SIM, layanan SIM gerak dan mal pelayanan publik yang menyediakan layanan SIM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.