Wahai Biker, Ingat Kecelakaan Naas yang Terjadi di JLNT!

Kompas.com - 04/03/2018, 10:05 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

Jakarta, KOMPAS.com - Seakan tak pernah kapok, pelanggaan massal yang dilakukan pengguna sepeda motor kembali terjadi di jalan layang non tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan pada Selasa (27/2/2018). Padahal di tiap ujung JLNT sudah dipasangi larangan bagi motor untuk melintas di ruas jalan layang yang menghubungkan Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan Kampung Melayu, Jakarta Timur itu.

Jika mengetahui ada razia di ujung JLNT, para pengguna motor yang kerap kali melintas di JLNT Casablanca seringkali menghentikan laju kendaraan atau bahkan memutar balik. Mereka seperti tidak memperdulikan keselamatannya sendiri, apalagi orang lain.

Padahal tindakan seperti itu berpotensi membuat mereka celaka. Seperti yang dialami seorang perempuan yang tewas setelah jatuh dari JLNT pada Januari 2014.

Baca juga : Ibu Hamil Tewas Jatuh dari Jalan Layang Casablanca

Motor Honda Beat yang dikendarai pasangan suami istri ringsek seteLah bertabrakan dengan mobil di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang (Casablanca), Senin (27/1/2014) malam seperti dilansir pengguna Twitter [at]UnaRatna.TWITTER Motor Honda Beat yang dikendarai pasangan suami istri ringsek seteLah bertabrakan dengan mobil di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang (Casablanca), Senin (27/1/2014) malam seperti dilansir pengguna Twitter [at]UnaRatna.

Peristiwa mengenaskan itu bermula saat perempuan yang bernama Wiwin itu dibonceng suaminya, Faisal melintas di JLNT Casalanca. Datang dari arah Kampung Melayu, Faisal tiba-tiba menghentikan laju motornya saat sudah berada di tengah JLNT. Bersama dengan para pemotor lainnya, Faisal berbalik arah saat mengetahui ada razia polisi di ujung JLNT di Tanah Abang.

Naas, saat melintas di ruas JLNT di depan ITC Kuningan, Wiwin dan Faisal ditabrak mobil. Wiwin terpental hingga jatuh ke bawah kolong JLNT dan Faisal terkapar di lokasi tabrakan. Setelah terjatuh dari JLNT, Wiwin sempat tersangkut di sebuah pohon, sebelum terhempas jatuh di ruas Jalan Prof Dr Satrio. Wiwin yang saat itu tengah mengandung tewas seketika di lokasi dengan kondisi helm pecah.

Polisi lalu lintas merazia para pengendara sepeda motor yang nekat melintasi JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang di kawasan Karet, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2014). Puluhan pengendara sepeda motor terjaring dalam razia yang dilakukan untuk menekan tingkat kecelakaan. Seharusnya pemotor dilarang melintas JLNT tersebut. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA Polisi lalu lintas merazia para pengendara sepeda motor yang nekat melintasi JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang di kawasan Karet, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2014). Puluhan pengendara sepeda motor terjaring dalam razia yang dilakukan untuk menekan tingkat kecelakaan. Seharusnya pemotor dilarang melintas JLNT tersebut.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budiyanto mengatakan pihak kepoliian sudah selalu rutin melakukan penjagaan. Tujuannya agar tidak ada lagi pemotor melintas di JLNT. Namun tetap saja masih banyak yang membandel.

"Harusnya pemotor itu sadar aturan dan risikonya, jadi jangan nekat melintas lagi," kata Budiyanto kepada Kompas.com.

Menurut Budiyanto, polisi akan terus melakukan pencegahan dengan melaksanakan kegiatan yang terpadu seperti Preemtif, Preventif, dan penegakan hukum. Namun, harus ada juga peran serta masyarakat, untuk mengedukasi pemotor.

Baca juga : Dishub Tegaskan Larang Motor di JLNT Casablanca demi Keselamatan Pengendara

"Harus ada giat preemtif seperti memberikan pemahaman kepada masyarakat, hingga safety riding dan driving, dan giat preventif seperti penjagaan, pengaturan dan patroli," ujar Budiyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.