Toyota Indonesia Mau Lebihi Kandungan Lokal Thailand

Kompas.com - 20/02/2018, 07:02 WIB
Jalur produksi Toyota All-New Kijang Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indoneisa (TMMIN) di Karawang I, Senin (16/11/2015). Febri Ardani/KompasOtomotifJalur produksi Toyota All-New Kijang Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indoneisa (TMMIN) di Karawang I, Senin (16/11/2015).

Jakarta, KOMPAS.com – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ( TMMIN) produsen roda empat terbesar dalam negeri, bertekad untuk meningkatkan kandungan lokal komponennya. Bahkan mereka berniat untuk menyamai atau melebihi pencapaian Toyota Thailand.

Level komponen lokal yang diserap industri otomotif dala negeri, selain buka lapangan pekerjaan juga meningkatkan nilai kompetitif produk di pasar global, bukan lagi domestik.

“Kami sebenarnya sudah 60 persen level, sampai 2019-2020 ingin bisa mencapai 70 persen level, karena Thailand sudah di level itu (70 persen), dan kami dalam perjalanan ke sana, tentunya secara bertahap,” tutur Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kepada Kompas.com, Selasa (13/2/2018).

Warih menambahkan, kalau pada 2018 ini pihaknya akan fokus meningkatkan true localization. Beberapa di antaranya memanfaatkan bahan mentah alumunium dan baja dari dalam negeri.

Baca juga : Kata Toyota Soal Pajak Sedan Mau Diturunkan

Toyota Fortuner TRD Sportivo meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Kini semua varian Fortuner menggunakan spion lipat otomatis, lampu utama Bi-Beam LED, dan rem cakram di roda belakang. Khusus varian VRZ 4x4 kini dilengkapi downhill assist controlFebri Ardani/otomania.com Toyota Fortuner TRD Sportivo meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Kini semua varian Fortuner menggunakan spion lipat otomatis, lampu utama Bi-Beam LED, dan rem cakram di roda belakang. Khusus varian VRZ 4x4 kini dilengkapi downhill assist control

“Tahun ini kami ada new item untuk kami trial dengan bahan baku aluminium ingot untuk pelek. Baja sudah, resin sudah, tahun ini giliran aluminium,” kata Warih.

TMMIN memproduksi enam model dengan komposisi kandungan lokalnya sudah di atas 50 persen. Mulai dari Kijang Innova  yang mencapai 85 persen, kemudian Sienta 80 persen. Lalu ada Vios, Yaris dan Fortuner di angka 75 persen, terakhir Etios Valco 60 persen.

Saat ini Toyota Indonesia memiliki 139 perusahaan pemasok tier 1, sementara untuk tier 2 dan 3 ada sekitar 720 perusahaan penyuplai.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X