Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/03/2017, 10:32 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Selain karena model dan merek, harga juga biasanya menjadi pertimbangan masyarakat ketika akan membeli mobil. Namun, ada juga beberapa yang sudah mulai melirik terkait urusan fitur keamanan (safety feature).

Salah satu fitur keselamatan yang sudah kerap didengungkan agen pemegang merek (APM), ketika memperkenalkan model baru yaitu electronic braking distribution (EBD). Fitur ini biasanya bersanding dengan anti-lock braking system (ABS), walaupun tidak setiap ABS selalu ada EBD.

Dadi Hendradi, GM Technical Service Toyota Astra Motor (TAM) coba berbagi pengetahuan, EBD sendiri berfungsi untuk mengatur tekanan minyak rem di tiap roda, tergantung dari grip (cengkeraman) roda terhadap jalan. Ini berguna terutama saat jalan berkelok-kelok atau saat kondisi permukaan jalan yang tidak sama daya cengkeramnya.

toyota.com.au Ilustrasi penggunaan EBD.

“Fitur ini hanya ada pada mobil yang sudah dilengkapi dengan ABS. Pasalnya EBD menggunakan komponen fisik yang sama dengan ABS. Namun tidak semua mobil ABS ada fitur EBD,” ujar Dadi kepada KompasOtomotif, Selasa (7/3/2017).

Terkait dengan jalanan di Indonesia, Dadi mengatakan, kalau EBD sangat baik jika diaplikasikan di sini. Mengingat kondisi jalan cukup banyak yang berkelok-kelok, dan disertai curah hujan yang tinggi. “Terutama lagi untuk berkendara di jalan antar kota” ucap Dadi.

Namun, memang tentunya, dengan penambahan fitur ini, otomatis harga jual mobil juga semakin naik. “Setiap fitur pasti akan berpengaruh terhadap cost sebuah mobil. Ini karena perlu biaya untuk pengembangan dan pengetesan fitur tersebut, di setiap model mobil. Walaupun EBD basic-nya menggunakan komponen ABS, tapi tidak selalu komponen ABS akan bisa di aplikasi pada EBD,” kata Dadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.