Truk Listrik Canggih dari Mercedes-Benz

Kompas.com - 26/09/2016, 07:02 WIB
Mercedes-benz Urban eTruck. Mercedes-BenzMercedes-benz Urban eTruck.
|
EditorAgung Kurniawan

Hannover, KompasOtomotif – Lonjakan kebutuhan moda transportasi angkutan barang di kawasan urban memicu Mercedes-Benz untuk memberikan solusi. Merek Jerman ini mengenalkan Urban eTruck, memanfaatkan IAA International Commercial Vehicle Show di Hannover, Jerman, akhir September 2016.

Populasi truk di perkotaan dipercaya meningkat hingga beberapa tahun mendatang, khususnya di daerah perkotaan. Masalahnya, problem diyakini timbul seperti pencemaran udara atau polusi suara truk yang bising. Belum lagi problem kemacetan dan infrastruktur.

Mercedes-Benz Urban eTruck akhirnya tercipta. Tak hanya tampangnya yang mendobrak citra kendaraan niaga pada umumnya, tetapi juga sepenuhnya didukung motor listrik.

Terdapat tiga motor listrik bertenaga 399 tk dengan torsi 1.000 nm. Motor listrik didukung tiga modul baterai lithium-ion bekapasitas total 212 kwh. Dalam kondisi penuh, truk mampu melaju hingga 200 km. Uniknya, baterai akan langsung terisi ulang saat truk dijalankan.

Jika baterai habis pun, maksimal hanya perlu dua jam untuk proses pengisian ulang. Teknologi pengereman regeneratif akan mengubah energi pengereman menjadi energi listrik dan langsung terisi otomatis ke baterai.

Mercedes-Benz Dilengkapi berbagai fitur canggih.
Canggih
Seperti mobil penumpang dengan teknologi listrik, Mercedes Benz Urban eTruck dilengkapi tiga mode berkendara yakni auto, agile, dan eco. Mode auto mengatur konsumsi energi sehingga kendaraan dapat menyelesaikan perjalanan tertentu tanpa kehabisan listrik.

Pada mode agile menyediakan daya maksimum yang diperlukan, seperti saat dikemudikan di daerah perbukitan. Sementara dengan mengaktifkan mode eco, maka jumlah torsi dari dua motor listrik akan dikurangi untuk memaksimalkan jarak tempuh.

Ada fitur konektivbitas dan teknologi Intelligent Range Management. Pengemudi cukup memasukkan data muatan yang dibawa serta data pendukung. Pengemudi busa menghitung rute perjalanan yang akan diambil, kebutuhan energi listrik yang diperlukan, dan mode pengemudian yang tepat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X