Cara Basmi Air Radiator Kecoklatan

Kompas.com - 02/09/2016, 16:02 WIB
Coolant Radiator en.wikipedia.orgCoolant Radiator
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Salah satu masalah sistem pendingin pada mobil yang kerap ditemui adalah keruhnya air radiator. Tak hanya keruh, warna air juga kecokelatan, seperti ada endapan lumpur yang bersirkulasi dalam sistem. Wajarkah?

Menurut Rusdi Sopiandi, pemilik bengkel Fendryss di bilangan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, hal ini bisa dikatakan wajar, juga bisa tidak. ”Wajar berarti sistem pendingin sudah waktunya dibersihkan. Tidak wajar karena seharusnya air pada radiator tetap jernih untuk performa pendinginan yang baik.

”Bisa karena endapan mineral dari air. Biasanya ini akan terjadi kalau radiator diisi air biasa (sumur/ ledeng). Air yang mendidih terus-menerus akan meninggalkan kerak. Ini yang bikin air warna kecokelatan,” kata Rusdi (2/9/2016).

Endapan ini juga yang menurut Rusdi memicu karat pada komponen-komponen sistem pendinginan. Lalu, air bercampur karat dan endapan itu bersirkulasi dalam mesin melalui mantel air.

Solusi
Rusdi menyarankan sebisa mungkin air radiator adalah cairan khusus atau yang disebut dengan coolant. Titik didih air biasa dan coolant berbeda, yang menyebabkan cairan itu lebih tahan panas dan tidak ada endapan.

Kalau pun mengisi radiator dengan air biasa, usahakan menguras airnya secara teratur. Bersihkan komponen sistem pendingin dengan menggunakan radiator flush yang banyak beredar di pasaran.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X