Jerman Usul Mobil Otonomos Bawa Kotak Hitam

Kompas.com - 20/07/2016, 16:01 WIB
Ilustrasi mobil otonomos atau self-driving Tesla. Ilustrasi mobil otonomos atau self-driving Tesla.
|
EditorAzwar Ferdian

Berlin, KompasOtomotif – Kecelakaan fatal Tesla Model S meningkatkan kewaspadaan Jerman akan mobil berteknologi otonomos. Menteri Transportasi Jerman Alexander Dobrindt mengusulkan mandatory yang menyatakan setiap produsen memasang kotak hitam pada mobil otonomos.

Seperti pada pesawat terbang, kotak hitam berguna sebagai sumber data jika terjadi kecelakaan. Memandang dari kasus Tesla, para regulator dan produsen seharusnya bisa memastikan teknologi itu aman untuk digunakan.

Automotive News, Senin (20/7/2016), menjelaskan, usulan mandatory itu tertuang dalam draft proposal yang akan dikirim ke menteri lainnya untuk ditinjau.

Poin lain di dalamnya menyatakan, saat otonomos bekerja pengemudi tidak perlu memerhatikan lalu lintas ataupun kemudi, namun harus tetap duduk di depan kemudi untuk menginterupsi jika ada potensi bahaya.

Jika nantinya semua menteri terkait setuju, maka usulan itu bisa punya landasan hukum. Inilah salah satu bentuk regulator menjaga keselamatan berlalu lintas, menyusul ambisi para produsen dunia yang ingin otonomos bisa resmi digunakan pada 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X