Kompas.com - 23/11/2015, 19:33 WIB
Jajal singkat Toyota All-New Kijang Innova di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat. Bagja PratamaJajal singkat Toyota All-New Kijang Innova di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat.
|
EditorAgung Kurniawan
Jakarta, KompasOtomotif - Identitas All-New Kijang Innova sudah resmi terungkap saat debut dunia di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015). Tapi mengenal model generasi keenam Kijang tidak hanya sampai situ, Toyota Astra Motor (TAM) juga memberi kesempatan para jurnalis menjajal singkat Innova di sekitar hotel.

KompasOtomotif ikut serta, mendapat kesempatan menjajal singkat tipe Q dengan mesin diesel baru, 2GD-FTV 2.4L, bertenaga 149 PS dengan transmisi manual 5-percepatan. Duduk di jok pengemudi bukan yang pertama kali redaksi rasakan, namun kesempatan ini jadi yang pertama mengemudikannya.

Febri Ardani/KompasOtomotif Interior Toyota All-New Kijang Innova tipe tertinggi, Q M/T diesel.
Tampilan mewah langsung terasa dari bagian yang paling sering terlihat yakni dasbor. Kali ini, semua tombol menyala, sebelumnya redaski cuma merasakan suasana kabin saat Innova parkir. Nuansanya mewah mirip mobil-mobil Eropa.

Febri Ardani/KompasOtomotif KompasOtomotif merasakan singkat mengemudikan Toyota All-New Kijang Innova.
Innova kini punya tiga pilihan mode berkendara, Normal, ECO, dan Power. Karena waktunya terbatas, pilihan yang diambil adalah Power agar bisa merasakan kemampuan optimal meski trek yang diberikan terbatas.

Innova benar-benar berubah, bukan lagi seperti MPV namun terasa sangat SUV saat dikendalikan. Tenaganya besar di putaran bawah, tidak butuh banyak usaha mengajak bodi bergerak dari posisi diam.

Mungkin inilah maksud kepala tim rancang platform IMV (International Multi-urpose Vehicle) dari Toyota Motor Corporation, Hiroki Nakajima, yang mengatakan, All-New Innova sekarang bukan lagi disebut MPV melainkan "Multi-performance Vehicle".

Kemudi berat

Satu hal yang baru diketahui, kemudi berbasis rack & pinion plus power assist terasa berat ketika diayun ke kanan-kiri. Saat melakukan putaran balik, baru terasa perubahan dimensi bodi yang sekarang makin "bongsor".

Salah satu hal positif, tenaga mesin bisa cepat dikail. Selama pengetesan posisi gigi tidak pernah lebih dari dua, itu sudah cukup menaklukan tanjakan menuju lahan parkir di atas gedung.

Kesan jajal singkat, rasa mengemudikan All-New Innova jauh berbeda dibanding generasi lama. Nakajima menjelaskan saat peluncuran, konsep perubahannya adalah mengangkat ketangguhan yang didapat dari riset jalan-jalan di berbagai negara, terutama Indonesia.

Innova sepertinya berubah jadi mobil petualang yang punya menyimpan banyak kemampuan berguna bila diajak berjalan jauh. Butuh pembuktian merasakan kemampuannya bila digunakan di jalan-jalan kota besar yang identik dengan macet.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.