Mana Lebih "Keren" Honda Sonic atau Suzuki Satria FU

Kompas.com - 22/09/2015, 15:03 WIB
Suzuki Satria FU 150 dan Honda New Sonic 150R. Keduanya bakal bertarung di segmen yang sama. KompasOtomotif-Donny AprilianandaSuzuki Satria FU 150 dan Honda New Sonic 150R. Keduanya bakal bertarung di segmen yang sama.
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Setelah selang sebulan peluncuran Honda Sonic 150R di Jakarta, kini tiba waktunya kami membahas lebih dalam soal perbedaannya dengan rival utama, Suzuki Satria FU. Sama-sama bersaing di segmen sama, underbone (bebek) kelas 150 cc, dengan desain ayam jago (ayago).

Secara kasat mata, tampilan Satria dan Sonic serupa, tapi berbeda cukup siginfikan jika diperhatikan lebih seksama. Simak pembahasannya berikut ini!

Tampilan

Jika melihat data teknis kedua agen tunggal pemegang merek (ATPM) Honda dan Suzuki, dimensi kedua sosok Sonic dan Satria FU tidak jauh berbeda. Satria memiliki panjang 1.945 mm  dan lebar 652 mm, sedangkan Sonic panjang 1.941 mm dan lebar 669 mm. Satria lebih panjang 4 mm, sementara Sonic lebih lebar 28 mm.

Tongkrongan kedua model juga punya desain mirip, tapi perbedaan mulai dirasakan dari desain masing-masing ornamen. Lampu uta misalnya, desain Sonic terlihat lebih tegas dan tajam, sudah dibekali sistem penerangan LED bercahaya putih. Sementara Satria sendiri punya bentuk lampu depan lebih lembut dengan kombinasi sedikit garis tajam dan lengkungan pada bagian “jambul”, serta masih mempertahankan lampu halogen dengan pencahayaan kekuningan.

Bentuk jok juga jelas berbeda, Satria memiliki jok yang sedikit ramping dengan lekukan landai antara bangku penumpang dan pengemudi. Sementara Sonic dibekali jok lebih lebar dan dengan garis lengkungan yang berkarakter.

Kristanto Purnomo/ KompasImages New Honda Sonic 150R dan Suzuki Satria FU 150 memiliki dimensi dan rupa yang hampir serupa.

Fitur

Kedua ayam jago dibekali mesin 4-katup DOHC (Double Over Head Chamshaft) dengan enam percepatan, keduanya memiliki perbedaan dari teknologi asupan bahan bakar. Satria karburator sedangkan Sonic sudah injeksi. Meski masih karburator, Satria lolos emisi Euro III, dengan sedikit melakukan ubahan pada piranti muffler  (knalpot).

Kedua sepeda motor ini sama-sama dibekali dengan Safety Shutter Key  untuk memberikan keamanan pada sepeda motor. Demi kenyamanan berkendara dan mengantisipasi kebocoran ban saat di perjalanan, kedua produk ini dilengkapi dengan ban tubeless.

Sistem pegereman disk brake untuk ban depan dan belakang, juga sudah dimiliki Sonic dan Satria, yang membuat pengereman menjadi lebih maksimal.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Honda New Sonic 150 R difoto saat uji berkendara di halaman Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Panel indikator New Sonic sudah seluruhnya digital, informasi yang diberikan cukup lengkap, seperti indikator bahan bakar real time, speedometer, informasi posisi transmisi, dan takometer. Sedangkan Suzuki Satria hanya takometer yang masih analog, selebihnya digital. Namun, Satria tidak punya informasi mengenai posisi transmisi.

Kesimpulan

Keduanya memang memiliki tampang yang tidak jauh berbeda dan ada kelebihan dan kekurangan di masing masing fiturnya. Sonic menawarkan sesuatu yang lebih segar, Satria punya desain yang sederhana namun tetap diterima konsumen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X