Kompas.com - 07/08/2015, 13:10 WIB
KompasOtomotif menjajal kelincahan dan akselerasi Hodna New Sonic 150R. IstimewaKompasOtomotif menjajal kelincahan dan akselerasi Hodna New Sonic 150R.
|
EditorAris F Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif – Puas mengeksplor fitur dan kenikmatan berkendara ringan, KompasOtomotif beranjak ke sesi yang lebih serius untuk mengajak jalan Honda New Sonic 150R usai peluncuran, Rabu (5/8/2015). Kali ini awak redaksi berusaha mencoba kemampuan ayam jago Honda sesuai ciri khas dan daya tarik di segmen ini, tenaga dan akselerasi.

PT Astra Honda Motor (AHM) memang tidak menyiapkan trek khusus yang panjang layaknya sirkuit. Area parkir JI Expo Kemayoran disulap menjadi trek dadakan yang dibatasi banyak cone. Disediakan lintasan lurus, beberapa belokan, dan area jalan zig-zag.

Handel gas diputar untuk berakselerasi. Muntahan torsi mesin 4-tak DOHC berkapasitas 149,16 cc itu terasa berlimpah di putaran bawah. Bahkan dari data teknis, torsi puncak 13,5 Nm sudah didapat pada putaran mesin 6.000 rpm. Tuas kopling enteng, diikuti perpindahan gigi yang mudah.

KompasOtomotif langsung teringat ucapan Yoshiyuki Horii, Large Project Leader Sonic 150R Honda R&D Co Ltd Motorcycle R&D Center, Jepang, bahwa Sonic baru ini lebih diarahkan untuk penggunaan jarak dekat di dalam kota. Rahasianya, pengaturan torsi yang lebih cepat didapat di putaran rendah. Ibarat sinetron, sepeda motor ini bisa diberi judul ”Galak-galak Ayam Jago”.

Ghulam/Otomania Sonic 150 R jadi model andalan terbaru AHM, menyasar ke segmen baru Light Sport.

Sayang, tenaga puncak belum bisa diraih, apalagi top speed, karena keterbatasan lintasan. Hanya secara sekilas, sudah cukup menunjukkan jika Sonic 150R punya potensi soal kekuatan jantung pacu jika disandingkan dengan para kompetitor.

Kelincahan

Dimensi kecil seharusnya membuat sepeda motor ringan dipakai melibas rintangan di perkotaan, misalnya macet yang tak kunjung surut. Ayam jago Honda ini termasuk cukup ringan, meski tak seenteng kompetitor. Bobot 114 kg sudah cukup untuk dipakai aktif bergerak.

Namun ada sedikit ganjalan, untuk menggerakkan setang (belok patah kanan-kiri) terasa agak berat. Entah karena belum biasa naik ayam jago, sentralisasi bobot, atau rumus sudut kemiringan garpu depan. Namun yang jelas efeknya akan membuat pegal jika lama digunakan. Agar bisa meliuk lincah tubuh pengendara harus sedikit lebih aktif membantu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi secara keseluruhan cukup memuaskan. Honda New Sonic 150R punya taji yang cukup tajam untuk bertarung di ”arena perjudian”.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.