Kompas.com - 06/02/2015, 08:20 WIB
Honda CBR250R Champion Edition #93. AHMHonda CBR250R Champion Edition #93.
|
EditorAzwar Ferdian

Nusa Dua, KompasOtomotif – Penguasa penjualan sepeda motor di Indonesia, Astra Honda Motor (AHM), telah bersiap menantang dominasi berbagai merek di segmen sport. Meski tidak mudah, AHM ingin memperbesar pangsa pasar tahun ini.

Pada 2014, Honda meraup 35,5 persen atau 383.983 unit  dari seluruh penjualan segmen sport. Pencapaian ini didukung CB150R StreetFire yang terjual 196.622 unit, Verza 150 132.541 unit, MegaPro 33.249 unit, dan CBR series 21.571 unit.

“Kontribusi sport di penjualan sepeda motor tahun lalu cenderun turun, sekitar 15–16 persen. Tapi pangsa pasar Honda tahun lalu naik, sudah di atas 30 persen. Sebelumnya di 2013, sekitar 27–28 persen,” beber General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya di Bali, Minggu (1/2/2015).

Thomas mengakui persaingan di sport tidak mudah. AHM menguasai segmen matik karena kompetisi hanya melibatkan dua sampai tiga merek, tapi di sport ada banyak merek yang bermain. Sebab itu, menjaga seluruh model Honda tetap kompetitif dianggap sangat penting, salah satunya dengan penyegaran.

“Produk baru pasti ada, refreshment di semua produk sport pasti kita lakukan tahun ini,” ungkap Thomas.

Pada 2014, AHM mencetak penjualan sepeda motor tertinggi di dunia, mencapai 5.051.000 unit. Honda unggul di segmen matik bersama BeAt FI, Vario series, dan Scoopy, tapi belum di sport.  

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X