Lewis Hamilton Tolak Nomor ”1”

Kompas.com - 29/12/2014, 13:58 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

London, KompasOtomotif – Juara dunia F1 musim 2014 Lewis Hamilton menolak nomor 1 yang akan dipasangkan pada mobil balap Mercedes-nya di musim 2015. Hal itu diketahui saat FIA mengumumkan daftar tim dan pebalap untuk musim 2015 tepat sebelum Natal, (24/12/2014).

Pebalap asal Inggris tersebut bertahan dengan nomor 44 sebagai ”angka keramat” yang dipercaya mampu mengantarkannya menjadi pebalap sukses. ”44 adalah nomor saya,” ucap Hamilton setelah memenangi titel 2014 beberapa waktu lalu.

Ucapan itu seolah menyiratkan bahwa dirinya tidak akan memakai nomor 1 sebagai ”hadiah” setiap pebalap yang meraih juara dunia. Hal tersebut sudah pernah dilakukan beberapa pebalap di MotoGP, termasuk Marc Marquez yang lebih memilih nomor 93 ketimbang nomor 1.

”Saya memenangi balapan pertama di karting (Gokart) dengan nomor 44. Jadi saya akan meminta tim untuk mempertahankan nomor itu di mobil saya,” kata Hamilton lagi.

Kecintaannya pada nomor 44 juga ditunjukkan pebalap 29 tahun itu dengan membubuhkan tato nomor 44 di belakang telinga kanan.

Dalam pengumuman list pebalap itu, diinformasikan bahwa tiga dari sebelas tim masih menunggu konfirmasi. Mereka adalah Caterham dan Manor (nama lain dari Marussia pada 2014 setelah dibeli Gene Hass). Tim lainnya yang menunggu konfirmasi adalah adalah Lotus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.