Ini Jumlah Kendaraan yang Beredar di Jakarta

Kompas.com - 11/12/2014, 11:00 WIB
KOMPAS.COM/Sandro Gatra Kemacetan di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2014).

Jakarta, KompasOtomotif – Konsentrasi pertumbuhan kendaraan di Indonesia yakni di Jakarta dan sekitarnya, berdampak pada tingkat kemacetan di Ibu Kota. Kondisi ini semakin diperparah sebab penambahan jumlah jalan tidak sebanding dengan populasi harian kendaraan.

“Paling tidak (dalam sehari) ada 20-21 juta kendaraan (yang beredar di Jakarta). Kendaraan yang ada di sini itu 16-17 juta berasal dari Jakarta termasuk Bodetabek,” ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bakharuddin Muhammad Syah, di Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Pada 2014, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi penjualan mobil di Tanah Air mencapai 1,2 juta unit, sedangkan Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) pernah menyatakan jumlah sepeda motor baru sanggup menyentuh 8 juta unit. Bakharuddin yakin selama ini 37 persen populasi kendaraan yang ada di Indonesia beredar di Jakarta dan sekitarnya.

Bakharuddin menambahkan infrastruktur jalan bila dibandingkan dengan luas daratan Jakarta cuma 6 persen, sedangkan menurutnya yang ideal adalah 16-18 persen. “Pertumbuhan jalan hanya 0,01 persen, pertumbuhan kendaraan 6.000 unit per hari,” katanya.

Pembatasan kendaraan di Jakarta sangat diperlukan, lanjut Bakharuddin, itu sebabnya kepolisian mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengajak masyarakat beralih menggunakan angkutan umum. Pembatasan sepeda motor yang berlaku mulai 17 Desember 2014 adalah langkah pertama, selanjutnya bertahap dikembangkan.



EditorAris F. Harvenda

Close Ads X