Pengemudi Sering Abaikan Perangkat Elektronik Kabin

Kompas.com - 31/07/2014, 10:40 WIB
|
EditorAris F. Harvenda
Califiornia, KompasOtomotif - Pada mobil modern, penambahan fitur elektornik dalam kabin seakan sudah menjadi standar. Tapi ternyata, kebanyakan pengemudi tidak menggunakan secara maksimal fitur yang tersemat di dasbor tersebut.

Sebuah penelitian dilakukan JD Powers and Associates, yang menyebutkan bahwa beberapa pengemudi memang menyukai desain dan nuansa kabin modern. Tapi, tidak semua dari mereka menggunakan perangkat elektronik karena sering sulit untuk dioperasikan.

Akibatnya, teknologi baru malah memberikan kontribusi penurunan secara keseluruhan terhadap nilai kepuasan konsumen di kategori mobil mewah dan non-luxury.

"Sementara produsen meluncurkan kendaraan baru yang menarik dan cantik, hanya tidak ada keuntungan besar dalam kegunaan perangkat elektronik dan kontrol intuitif," kata Renee Stephens, Wakil Presiden Penelitian Mutu Otomotif Amerika Serikat, seperti dilansir AP, Sabtu (26/7/2014).

Skor tertinggi
Penelitan terbaru dari Automotive Performance, Execution and Layout AS menunjukkan, Hyundai mendapatkan skor tertinggi dalam penggunaan perangkat elektronik dibanding produsen lain, Selanjutnya ada Honda di belakang Hyundai. Serangkaian laporan dan ulasan menyebutkan, pengemudi sering frustasi dengan fitur elektronik pada kabin.

"Sekarang benar-benar banyak teknologi dalam kendaraan, yang mungkin belum ada pada lima tahun lalu. Ini termasuk hands-free telepon, sistem navigasi. dan sistem suara. Bahkan semuanya sudah dikendalikan oleh layar sentuh, bukan dengan tombol," lanjut Stephens.

Rata-rata produsen kendaraan non-luxury hanya mencetak skor 785 poin dari angka maksimal 1.000 poin. Sedangkan produsen kendaraan mewah hanya mencapai skor 840 poin. Honda, yang memproduksi Accord dan CR-V di Ohio, mencapai skor 783, turun dari tahun lalu yang mencapai 791. Sementara brand mewah Honda, Acura, mendapatkan 814 poin.

Bersahabat
Hyundai sebagai produsen kendaraan non-luxury mencapai skor terbaik 804, naik 12 poin dibanding tahun lalu. Perangkat elektronik Hyundai dianggap cukup bersahabat dan mudah dioperasikan oleh pengemudi. "Prestasi ini cukup bagus buat kami. Hyundai sudah menggunakan cara yang benar dan menawarkan produk yang sesuai dengan konsumen," kata Jim Trainor, juru bicara Hyundai.

Sedangkan Porsche sebagai produsen mobil mewah untuk ke-10 kalinya mempertahankan posisi teratas dengan capaian 882 poin. Sedangkan Mitsubishi di kategori non-luxury menjadi produsen dengan skor terendah yakni hanya 748 poin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.