Kisah Perjalanan Suami Istri "GIVI Riders” Keliling 23 Negara

Kompas.com - 21/03/2014, 18:12 WIB
James dan Anna Markoja, mengarungi 23 negara di atas sepeda motor demi mencari kehidupan baru. Donny AprilianandaJames dan Anna Markoja, mengarungi 23 negara di atas sepeda motor demi mencari kehidupan baru.
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif — James dan Anna Markoja memilih jalan lain untuk mencari kedamaian setelah menikah. Ketika banyak orang berbulan madu dengan travelling naik pesawat atau kendaraan lain, mereka justru lebih suka berpetualang naik sepeda motor. Berangkat dari London, Inggris, tujuan akhirnya membangun kehidupan di tempat yang baru, yaitu Australia.

Pekerjaan di bidang bank pun mereka tinggalkan. Tak lama setelah menikah, rencana perjalanan dibangun dengan mengumpulkan perbekalan. Mulai membeli sepeda motor Honda Transalp 700 cc bekas, menyiapkan dana, hingga persiapan fisik. Perjalanan pun dimulai 10 bulan lalu, melewati 23 negara, dan kini menginjak Indonesia.

Dalam konferensi pers di Motoritz, Jalan Mahakam, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2014), Anna mengatakan bahwa dirinya dan suami tak mau lagi terjebak dalam kotak rutinitas yang cukup menyiksa. ”Kami merasa terbatasi dengan ruang gerak yang sempit dan kami ingin melakukan sesuatu yang berbeda dalam kehidupan ini,” ujarnya.

Tidak ada yang dicari selain pengalaman baru. Itulah kenapa, mereka meninggalkan kehidupan yang sudah indah dan tertata di London. Di bayangan mereka, dunia adalah tempat yang memungkinkan mereka menemukan hal-hal di luar dugaan dan belum pernah tebersit di pikiran.

Honda
Lalu, mengapa memilih Honda? Padahal banyak biker berpetualang dengan BMW, KTM, atau merek-merek Eropa lain yang terkenal dengan model adventure. Soal ini, James beralasan simpel bahwa merek tersebut sudah familiar dengannya. Paling penting, merek Jepang ini lebih tersebar di berbagai benua dan dirasa tidak sulit untuk mencari bantuan ketika muncul kendala.

”Terus terang, saya sudah melakukan riset sebelumnya. Lagi pula, saya punya banyak teman yang punya Honda di sana (London) dan merekomendasikan sepeda motor ini untuk digunakan berpetualang. Saya berpikir kalau performa dan kekuatannya sama saja. Tentu, alasan utama karena lebih murah,” tekan James.

Pria asli Selandia Baru berusia 28 tahun itu pun bercerita, Transalp dibelinya dari seorang teman. Saat dibeli, catatan tempuhnya sudah lebih dari 12.000 km. Hingga mencapai Indonesia, jarak yang sudah ditempuh di odometer tercatat lebih dari 58.000 km. Tidak ada kendala selama menggunakannya, bahkan ketika dipaksa diisi bensin beroktan 80 di Mongolia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Donny Apriliananda James dan Anna Markoja, konferensi pers di Motoritz, Mahakam, Blok M, Jakarta Selatan.

GIVI
Beberapa komponen sempat diganti selama perjalanan, seperti rantai dan sproket (diganti di Bangkok), busi, kampas rem, filter udara, hingga ban. Selebihnya masih standar dan tidak ada modifikasi khusus, kecuali tempat penyimpanan yang semua didukung oleh GIVI.

Soal merek apparel dari Italia ini, Anna menceritakan banyak ceritanya. Boks yang biasa dipakai menyimpan barang bisa dijadikan benda apa pun, misalnya mencuci baju (dijadikan baskom), meletakkan makanan, hingga menjadi meja yang sesekali diperlukan.

Pengalaman
”Tidak ada misi spesial dalam perjalanan. Saya hanya menganggap perjalanan ini seperti liburan karena kami suka jalan-jalan. Namun, kami akan coba mengulas perjalanan, setelah sampai di Australia. Mungkin kami bisa melakukan sesuatu dari apa yang kami temukan selama perjalanan,” kata James.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X