Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Truk ODOL Masih Marak, Bermula dari Persaingan Tidak Sehat
Para pengusaha truk saling bersaing memberikan harga murah untuk ongkos pengantaran barang, sehingga banyak yang mengubah dimensi truknya
Kembali ke artikel...
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
vagus D
3 tahun lalu
yg rusak mental aparat,mungkin krn jln untuk jd aparat saja dah memeras dompet,akhir cari pengganti dijalanan,selalu berulang,demikian ketika terjun dipolitik berbiaya,yg terjadi broker-broker anggaran & proyek,kapan habisnya korupsi?, membalas komentar yono sebastian : selama aparat bisa di suap,, aturan sebaik dn sebagus apapun tiada gunanya...pemerintahan bobrok mentalnya, ,selamanya tumbuh subur truk odol
Yono Sebastian
3 tahun lalu
selama aparat bisa di suap,, aturan sebaik dn sebagus apapun tiada gunanya...pemerintahan bobrok mentalnya, ,selamanya tumbuh subur truk odol
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau