Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Deteksi Busi Mobil Minta Ganti dari Posisi Idle dan Tanjakan

JAKARTA, KOMPAS.com - Busi mobil memiliki masa pakai, untuk menjaga performa mesin tetap baik busi harus diganti secara berkala. Interval penggantian sudah ditentukan pabrikan karena itu pemilik mesti rutin servis.

Namun ada kalanya karena pemakaian di luar batas normal busi minta ganti lebih cepat. Kemudian yang kerap terjadi tak semua orang paham tanda-tanda pemantik api di ruang bakar itu sudah tidak optimal.

Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, mengatakan, cara paling mudah mengetahui busi minta ganti yaitu dengan merasakan vibrasi atau getaran mesin waktu mobil kondisi stasioner atau idle.

"Paling mudah itu waktu kita di dalam mobil waktu mesin idle itu bergetar tidak. Kadang-kadang waktu mobil menyala terus suka ada getaran dret, dret, dret, seperti itu. Nah itu tanda busi itu mengalami kerusakan," ujar Diko kepada Kompas.com, Rabu (24/1/2024).

Cara kedua kata Diko, rasakan tenaga mesin waktu melewati tanjakan.

"Kemudian kita bisa merasakan waktu mobil melewati tanjakan seperti ada tenaga yang kosong. Lamban dulu baru kemudian dia naik. Itu sebetulnya sudah penyebab salah satu dari busi," kata Diko.

Namun Diko mengakui bahwa tanda-tanda kerusakan pada busi butuh feeling berkendara yang kuat. Karena itu menurutnya cara paling efisien ialah dengan melihat busi secara langsung atau datangi bengkel.

"Kerusakannya itu bisa jadi keausan, terus listrik tidak mengalir. Selebihnya butuh feeling besar buat mengetahui busi minta ganti. Tapi paling besar itu ialah adanya vibrasi saat kita di dalam mobil," kata Diko.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/25/124200815/cara-deteksi-busi-mobil-minta-ganti-dari-posisi-idle-dan-tanjakan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke