Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Video Mobil Nyaris Adu Banteng gara-gara Menyalip di Tikungan

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat berkendara di jalur non-tol luar kota, kerap kali dihadapkan dengan kendaraan besar seperti bus atau truk.

Terkadang sering timbul perasaan ingin menyalip kendaraan tersebut lantaran jalannya yang cenderung lambat. Selain itu, mengemudi di belakang bus atau truk juga bukan posisi yang aman. Sebab, pandangan ke depan terhalang oleh besarnya dimensi kendaraan itu.

Meski demikian, jika ingin menyalip kendaraan berdimensi besar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diperhitungkan.

Jangan sampai seperti pengendara mobil sport utility vehicle (SUV) yang memaksa nyalip bus di tikungan, hingga nyaris adu banteng dengan kendaraan dari lawan arah. Aksi nekat dan berbahaya pengendara tersebut direkam oleh akun Instagram @dieselpride.id.

Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, ketika hendak menyalip kendaraan besar seperti bus atau truk, ada empat hal yang harus dipastikan yaitu aman, diperbolehkan, perlu, dan mampu.

Kemudian yang kedua adalah diperbolehkan atau tidak, misalnya tempatnya dibenarkan untuk menyalip, tidak ada rambu larangan mendahului atau marka membujur utuh. Bukan di jalan menikung sebab kondisi jalan tersebut penuh dengan blindspot.

“Kita dan pengemudi lain dari arah berlawanan sama-sama tidak dapat melihat saat tikungan, dan bisa bertemu dengan tiba-tiba di tengah tikungan sehingga bisa adu banteng,” ujarnya.

Ketiga, yaitu perlu atau tidak menyalip truk atau bus. Jika dirasa tidak perlu, sebaiknya tidak usah mendahului.

“Terakhir yaitu mampu, pastikan kendaraan yang dikendarai mampu mendahului. Agar semakin yakin, bisa menurunkan gigi persneling agar ada tenaganya dan bisa cepat mendahuluinya,” kata Marcell.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/04/24/140100215/video-mobil-nyaris-adu-banteng-gara-gara-menyalip-di-tikungan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke