Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jajal Performa All New Honda Scoopy di Trek Safety Riding AHM

Area pengujiannya dilakukan di AHM Safety Riding and Training Center, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020). Fasilitas terbaik yang bisa didapat untuk mencoba Scoopy baru.

Ada dua trek yang disediakan oleh AHM untuk mencoba Scoopy. Tiap trek punya layout berbeda. Trek ini ditujukan buat kegiatan safety riding serta merasakan pengendalian motor.

Panjang tiap trek kurang lebih 500 meter. Layout pertama dibuat dengan manuver banyak tikungan. Sedangkan layout kedua dirancang untuk merasakan kenyamanan berkendara.

Di layout pertama yang banyak tikungan motor mudah saja melahap tikungan. Dibekali rangka baru Enhandced Smart Arcitecture Frame (eSAF).

Rangka ini merupakan rangka baru yang pertama kali dipakai di Honda Genio kemudian di New Beat. Keunggulannya ialah rangka lebih kaku dan ringan 8 persen. Menghasilkan pengendalian yang lebih baik.

Terasa motor nyaman saja saat diajak melewati 8 turn dan tikungan lain khas safety riding. Karena menggunakan ban 12 inci, sensasi riding Scoopy juga sedikit berbeda dengan Beat atau Genio.

Adapun di layout kedua lebih banyak tikungan yang landai dan trek lurus. Tujuannya untuk merasakan akselerasi berkendara. Apalagi seperti disebutkan, Scoopy baru mengusung mesin anyar 110c eSP.

Mesin ini sudah dipakai duluan oleh Genio dan Beat. Meski spesifikasinya sama persis, Endro Sutarno, Technical Service Division AHM mengatakan ada perbedaan di setingan ECU.

"Mesinnya memang sama seperti Genio dan Beat, tapi setingan ECU berbeda, biar masing-masing punya karakter sendiri,” kata Endro di Cikarang, Kamis (12/11/2020).

Dengan mesin baru dan langkah piston lebih panjang, Honda ingin skutik-skutik entry level yang dijual atau setidaknya di kelas 110cc punya tarikan lebih enteng dan kuat di tanjakan.

Data mesin All New Scoopy 109,5 cc SOHC dengan bore x stroke 47 mm x 63,1 mm. Jantung dengan rasio 10:1 itu mampu memproduksi 6,6 kW pada 7.500 rpm, dan torsi 9,3 Nm pada 5.500 rpm.

Berbeda dengan mesin sebelumnya yaitu 108,2 cc dengan bore x stroke 50 x 55,1 mm. Rasio kompresinya juga lebih rendah yaitu 9,5:1 menghasilkan 6,38 kW pada 7.500 rpm dan torsi 9,01 N.m pada 6.500.

Soal catatan akselerasi memang perlu hitung-hitungan yang lebih komperhensif. Tapi sejauh ini keunggulan mesin overstroke ialah bisa menggapai power maksimal di putaran relatif rendah.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/11/13/132100315/jajal-performa-all-new-honda-scoopy-di-trek-safety-riding-ahm

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke