Salin Artikel

Penyakit Khas Ban Truk dan Bus yang Sering Melewati Pegunungan

JAKARTA, KOMPAS.com – Ban pada truk dan bus berfungsi untuk menahan beban kendaraan yang berat. Menahan beban yang berat saja merupakan pekerjaan yang berat dari ban, belum lagi jika sering melewati area pegunungan.

Kerja ban saat melewati area pegunungan yang terdiri dari tanjakan, turunan, serta berkelok tentunya lebih berat dibanding lewat jalan tol yang rata dan mulus. Ada kerusakan pada ban truk dan bus yang biasa melewati area pegunungan.

Independent Tire Analyst dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Bambang Widjanarko mengatakan, kerusakan yang jamak terjadi pada ban di area tersebut yaitu bead crack.

“Bead crack merupakan adanya retak pada bagian ban yang paling dekat dengan bibir pelek. Penyebab biasanya yaitu overheat,” kata Bambang kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Overheat yang terjadi pada ban dikarenakan melewati rute pegunungan yang mengharuskan penggunaan rem jadi lebih sering. Panas dari rem, serta kondisi kendaraan yang stop & go menyebabkan ban menjadi overheat.

“Panas pada ban berasal dari pelek, gesekan ban dengan aspal, dan rem tromol yang dipakai berulang kali. Kawat baja pada bead menjadi panas, lalu karet yang ada di area tersebut menjadi kenyal seperti jeli,” ucap Bambang.

Jika karet yang seperti jeli tersebut diistirahatkan, lalu dipakai lagi sampai overheat, lama-kelamaan struktur molekulnya sudah berubah dan terjadi bead crack. Selain itu kondisi jalan yang berkelok menjadikan ban lebih mudah rusak pada area bead.

“Saran untuk mengantisipasi masalah tersebut yaitu istirahatkan kendaraan setelah melewati area jalan yang naik turun dan berkelok,” kata dia.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/09/15/110200115/penyakit-khas-ban-truk-dan-bus-yang-sering-melewati-pegunungan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.