Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Biar Harga Tak Terlalu Jatuh, Begini Cara Jual Mobil

JAKARTA, KOMPAS.com – Selama pandemi tak sedikit orang yang harus menjual aset untuk memenuhi kebutuhan. Salah satu aset yang mudah dicairkan adalah kendaraan pribadi.

Namun sebelum Anda menjual mobil kesayangan, ada baiknya ikut tips berikut supaya banderol harga bisa terkerek naik alias tidak jatuh-jatuh sekali.

Pasalnya saat ini harga beli mobil bekas yang ditawarkan pedagang cenderung rendah, sebab permintaannya juga belum terlalu banyak.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, sebelum menjual mobil pastikan dalam keadaan baik dan berfungsi normal.

Menurutnya, harga mobil bekas bisa tinggi jika kondisinya sudah siap dipakai. Sehingga konsumen tidak perlu melakukan perbaikan lagi.

“Untuk yang mau jual, biar harga enggak drop, memang mobil itu harus dalam kondisi prima,” ucap Herjanto, kepada Kompas.com belum lama ini.

“Jangan mobil yang asal dipakai, pasti nyungsep harganya. Kalau kondisi jelek minta harga tinggi, itu kita bakal dihina pedagang karena sekarang jualnya susah,” katanya.

Oleh sebab itu, Herjanto menyarankan bagi Anda yang ingin menjual mobil, sebaiknya perbaiki dulu jika ada yang rusak.

Namun kalau biaya perbaikan membengkak, menurutnya mobil sebaiknya tidak perlu dijual. Tujuannya untuk menghindari kerugian dari harga beli yang saat ini terbilang rendah.

“Bahkan kalau tidak kepepet lebih baik tidak usah dijual. Mending didiamkan saja, daripada habis di biaya karena taksirannya rendah,” ujar Herjanto.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/10/114547215/biar-harga-tak-terlalu-jatuh-begini-cara-jual-mobil

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke