Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

3 Jurus Bikin Kabin Mobil Tetap Bersih di Tengah Pandemi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di masa transisi new normal, sebagian masyarakat sudah menjalankan aktivitas menggunakan mobil seperti biasa. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Namun, jangan lupa bahwa pandemi Covid-19 atau virus corona di Indonesia belum selesai. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kabin mobil tetap higienis, seperti menjaga kebersihan filter AC, menggunakan air purifier, dan membersihkan noda di kabin.

1. Membersihkan Filter AC

Menjaga sirkulasi udara kabin mobil bisa dilakukan dengan rajin membersihkan filter AC atau menggantinya dengan yang baru. Sistem pendingin yang bersih akan membuat kebersihan udara di dalam kabin tetap terjaga.

Kepala Bengkel Spesialis AC Rotary Bintaro Kelvin Ong mengatakan, asap rokok dan partikel debu dari luar dapat memperpendek usia filter AC. Akibatnya, sirkulasi udara tidak sehat karena filter AC tidak dapat menyaring kotoran dengan maksimal.

“Merokok dalam kabin membuat filter AC bekerja lebih keras. Selain itu, membuka kaca sewaktu berkendara juga bikin kabin mobil bakal lebih kotor,” ujar Kelvin, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Kelvin menambahkan, partikel debu lebih mudah tersedot ke filter, kalau dibiarkan malah bisa merusak evaporator, hingga kondensor dan blower. Makanya, filter AC sebaiknya diganti secara rutin.

2. Menggunakan Air Purifier

Selain menjaga kebersihan interior, pemilik mobil bisa menggunakan air purifier yang banyak dijual di situs jual beli online atau marketplace.

"Air purifier berfungsi untuk memurnikan udara dengan cara mengeluarkan partikel nano yang dapat membunuh virus atau bakteri," kata Stefanus Yoga, pemilik Detailworks Motospa di Bintaro, Jakarta Selatan.

3. Membersihkan Noda di Kabin

Di bagian dalam mobil, ada beberapa titik di mama noda dan debu terus menempel. Misalnya, pada bagian bawah jok, mulai rel kursi, sela-sela pintu, door trim, plafon mobil, kolong mobil, sampai beberapa titik di mesin.

Untuk membersihkan bagian tersebut diperlukan tenaga ekstra. Sehingga, banyak orang yang menghindarinya atau malas untuk melakukannya.

"Kotoran tersebut sifatnya akumulasi, maka sebelum terlalu banyak baiknya dibawa ke salon. Karena semakin tidak dirawat, semakin sulit juga nanti hilangnya," kata Ario Hadi, Operation Manager Autospa Bekasi.

Ario menambahkan, bila ada noda kecoklatan pada plafon mobil. Bagian tersebut sulit untuk dibersihkan, tapi bila tidak segera dilakukan tindakan, noda akan sulit hilang, hanya tersamarkan saja.

"Lalu, noda keringat yang biasanya tertinggal di door trim maupun dasbor, seperti flek-flek putih. Ini kasat mata, tapi sebenarnya banyak juga kotorannya. Paling banyak itu di sela-sela pintu, bahkan sering kali sampai berkerak," ujar Ario.

Menurut Ario, bila noda-noda tersebut terus dibiarkan hingga waktu yang lama. Selain akan sulit dihilangkan, ada kemungkinan akan menimbulkan masalah laim yang lenih parah, yakni korosi atau karat.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/06/26/120100015/3-jurus-bikin-kabin-mobil-tetap-bersih-di-tengah-pandemi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke