Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Alasan Kenapa Bentuk dan Jumlah Wiper Mobil Berbeda-beda

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyeka air pada kaca mobil atau wiper merupakan komponen yang wajib ada. Perangkat yang bentuknya mirip pisau cukur ini mempunyai peran sangat vital, ketika mobil digunakan dalam kondisi hujan.

Dengan adanya penyeka air ini, maka visibilitas pengemudi akan tetap terjaga meskipun hujan terus mengguyur selama perjalanan.

Wiper ini tidak hanya terpasang pada kendaraan darat saja, tetapi juga pada pesawat terbang. Akan tetapi, untuk posisi wiper memang tidak sama antara mobil satu dengan yang lainnya.

Ada yang terpasang di bagian bawah kaca dan juga di bagian atas kaca. Tidak jarang pula ada mobil yang hanya menganut satu penyeka kaca.

Desain-desain wiper tersebut tentunya sudah diperhitungkan dengan begitu matang oleh para pabrikan kendaraan.

Sehingga, wiper tetap bisa berfungsi secara optimal saat menyeka air yang menempel pada kaca, baik kaca depan maupun belakang.

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi menjelaskan, bahwa perbedaan penempatan wiper atau blade biasanya mengikuti luasan kaca kendaraan.

Sehingga, tidak heran jika ada kendaraan yang menggunakan dua wiper atau pun satu wiper saja.

“Itu hanya mengikut kepada luasan atau lebar kaca dan desainnya saja, yakni maksimum wiper dalam menyeka air pada kaca,” katanya kepada Kompas.com, Minggu (5/4/2020).

Didi menambahkan, wiper mempunyai fungsi yang sangat penting dalam memastikan keleluasaan pandangan seorang pengemudi.

Pasalnya, dengan pandangan yang lebih luas maka keamanan selama berkendara pun juga akan lebih baik.

“Jadi kalau penempatannya berbeda-beda itu lebih pada safetynya,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/06/073200215/ini-alasan-kenapa-bentuk-dan-jumlah-wiper-mobil-berbeda-beda

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke