Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenali Tanda Awal Letih dan Kantuk saat Mengemudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Letih dan kantuk adalah musuh ketika mengemudi karena bisa berakibat fatal. Namun rupanya tak sedikit yang masih kurang memahami tanda-tanda awal letih dan mengantuk saat berkendara.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, tanda-tanda awal kelelahan dan mengantuk ketika berkendara yaitu saat otak sudah mulai tidak terstimuli terhadap apa yang dilihatnya.

"Stimuli yaitu membaca apa yang dia lihat. Misalkan kita sedang mengemudi, kita lihat orang di pinggir jalan, kita langsung antisipasi kalau dia mau menyebrang atau apa, itu tandanya otak terstimuli. Atau kita lihat bus sedang menyusul, kita langsung antisipatif, itu tandanya otak terstimuli, sedangkan kalau kita lelah dan kantuk, tidak bisa," kata Jusri kepada Kompas.com.

Karena itu lanjut Jusri, jika mulai terasa tanda-tanda awal keletihan atau mengantuk segera berhenti di tempat aman atau tempat istirahat. Atau jika dalam keadaan yang darurat, sebaiknya bergantian mengemudi dengan rekan seperjalanan.

"Jika sudah terasa ada tanda-tanda letih segara berhenti di tempat aman. Tapi karena itu, otak itu harus distimuli terus. Bisa dengan mendengarkan usik, mengobrol ringan dan melatih tindakan antisipatif di dalam otak kita," katanya.

Jusri mengatakan, ketika mudik pastikan perjalanan tidak lebih dari 10 jam. Kalau mau meneruskan perjalanan sebaiknya punya pengemudi cadangan. Menginap di kota tertentu, dan meneruskan lagi perjalanansetelah 6-7 jam tidur beristirahat.

https://otomotif.kompas.com/read/2019/05/31/040200815/kenali-tanda-awal-letih-dan-kantuk-saat-mengemudi-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke