Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Honda Indonesia Tunggu Informasi "Recall" Tambahan

Kompas.com - 24/06/2016, 19:24 WIB
Febri Ardani Saragih

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif – Honda Prospect Motor (HPM) masih menunggu informasi baru dari prinsipal di Jepang terkait recall unit tambahan yang terjangkit masalah kantong udara Takata. Belum lama ini Honda telah menambah 21 juta unit recall global, itu berarti perbaikan membengkak menjadi total 51 juta unit.

Honda Malaysia, Kamis (23/6/2016), baru saja mengumumkan recall tambahan untuk memperbaiki kantong udara di hadapan penumpang depan. Jumlahnya mendekati 150.000 unit dan hampir sama banyaknya seperti penarikan unit yang sudah dilakukan pada 2015 untuk kantong udara di depan pengemudi.

Model-model yang terlibat meliputi Accord, City, Civic, CR-V, Freed, Jazz, dan Oddysey. Semua model itu juga dijual di Indonesia.

Baca juga: Komisi X Dukung Mendikdasmen Soal Study Tour: Kalau Dilarang Merugikan Siswa

Pada Februari lalu Honda Prospect Motor menyatakan recall pada 367.014 unit yang beredar di Indonesia. Dijelaskan saat itu, kantong udara bisa mengembang berlebih karena tekanan gas sehingga berpotensi membahayakan penumpang.

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, via teks, Jumat (24/6/2016), mengatakan belum mendapat informasi tentang recall tambahan. “Takata ini memang bisa bertahap sesuai dengan informasi global yang kami terima,” katanya.

Jonfis enggan berkomentar ketika ditanya apakah semua recall di dalam negeri hanya untuk kantong udara pengemudi saja. “Kalau modelnya ada yang selain penumpang depan dan terkena efeknya pasti akan dipanggil juga,” ucap Jonfis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau