Tips Pintar Hemat Bahan Bakar
Senin, 7/7/2008 | 10:34 WIB

Harga minyak yang terus melambung bak tak terkendali, tentu harus membuat kita lebih cermat dalam menggunakan bahan bakar. Tanpa harus memodifikasi konfigurasi yang ada pada mesin kendaraan Anda, sesunguhnya, cara berkendara sudah mampu menyumbang dampak yang signifikan dalam menghemat  bahan bakar. Berikut beberapa tips yang dapat Anda simak:  

"Jangan memacu mobil Anda terlalu cepat. Berkendaralah, seolah ada sebutir telur di antara telapak kaki dan pedal gas Anda," kata John H. Davis, pembawa acara PBS MotorWeek. Menurutnya, tidak masalah jika Anda memecahkan cangkangnya, namun Anda jangan memencetnya. Dengan memerhatikan batas kecepatan dan menghindari memacu dan mengerem mobil secara tiba-tiba, Anda dapat meningkatkan lima persen jarak tempuh di jalan kecil dan sampai 33 persen di jalan raya besar.

Lalu, kurangi beban mobil Anda. Beban ekstra sebesar 45 kilogram dapat mengurangi jarak tempuh sebanyak dua persen. Dengan kata lain, Anda dapat menghemat ratusan ribu per tahun hanya dengan membebaskan mobil Anda dari barang-barang yang tidak diperlukan.

Jangan membiarkan mobil yang dinyalakan berhenti terlalu lama. Matikan mesin mobil Anda untuk mengurangi pemakaian gas. Hindari jalan-jalan yang rawan macet.

Mesin yang terawat baik, tentu akan mengonsumsi bahan bakar dengan efisien. Selain itu, mengganti filter udara yang tersumbat dapat meningkatkan jarak tempuh kendaraan sebesar sepuluh persen. Jangan menambah bahan tambahan yang sedang tren campuran bahan bakar kimia yang mengaku dapat meningkatkan jarak tempuh. Mereka tidak layak dibeli, dan bahkan dapat merusak mesin Anda.

Gunakan oli mobil yang benar. Jika oli terlalu pekat, mesin mobil Anda akan bekerja lebih keras yang artinya membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Jika terlalu encer, Anda tidak akan mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan. Patuhlah pada jenis oli yang direkomendasikan buku petunjuk untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar.

Rawat ban Anda. Pastikan ban terpompa sesuai dengan tekanan yang direkomendasikan. Ban yang kempes memerlukan lebih banyak bahan bakar, namun memompa secara berlebihan akan mengacaukan kendali mobil Anda.

Jika Anda memiliki dua mobil, gunakan mobil yang memiliki jarak tempuh lebih bagus. Jika Anda telah menempuh 20.113 kilometer per tahun, ganti setengah perjalanan Anda dari mobil yang 32 kilometer per 4 liter ke mobil satu lagi yang 48 per 4 liter.

Hal sederhana lain yang bisa pula Anda lakukan adalah merencanakan jalur perjalanan. Artinya, semuanya jalur yang akan dilintasi telah dipilih dengan memperhatikan pola kemacetan di wilayah tertentu. Mulai dari jalur alternatif, hingga jam-jam puncak di mana kemacetan pun biasanya memuncak. Selamat mencoba... (Parade Magazine/ C9-08)  



Share on Facebook
Nilai 4.4 A A A
komentar anda
budiono @ Selasa, 14 Oktober 2008 | 10:21 WIB
kalau mau hemat bbm mesin mobil anda gak usa dihidupkan, siapkan aja tali untuk di ikatkan di mobil yg didepan anda alias tarik
ryan @ Rabu, 30 Juli 2008 | 06:44 WIB
cukup bagus tips-tips nya. dan ada saran lain untuk menghemat bbm mobil dengan cara mengandara mobil dibawah rpm 2000 di kota dan 3000 di jalur cepat/tol cukup membantu dalam mengefisienkan bbm.dan tanpa menggunakan ac kalo ingin lebih hemat
vic @ Kamis, 24 Juli 2008 | 12:11 WIB
wah ngawur banget tuh... 1.isilah bensin waktu pagi hari, tidak saja karena bensin terisi dengan benar (karena volume bensin tidak memuai) tapi anda tidak perlu repot antre panjang. 2.Keluarkan semua oli mesin dan angin dari ban mobil anda, dan pastikan mobil ditutupi di garasi!ingat yang paling berat dari mobil anda adalah bodi
firman @ Sabtu, 19 Juli 2008 | 14:49 WIB
ternyata bukan manusia saja yang minum obat kendaraan juga minum obat, mungkin kendaraannya lagi sakit ya????
tommi @ Jumat, 18 Juli 2008 | 14:49 WIB
Untuk ridwan, pil untuk menghemat bbm itu benar koq, saya biasanya 1:5 setelah pake itu bisa 1:6-1:7.
10 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort