Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Merawat Mobil Transmisi Manual Lebih Mudah dan Ekonomis

Kompas.com - 28/08/2024, 19:21 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

1

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika berbicara tentang daya tahan, mobil dengan transmisi manual sering kali dianggap lebih awet dibandingkan dengan transmisi otomatis.

Menurut Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, ada beberapa faktor yang membuat mobil dengan transmisi manual lebih ekonomis dalam hal perawatan.

"Kalau kita bicara soal manual, itu lebih simpel dari segi mekanisme. Tidak ada yang namanya torque converter atau komponen-komponen elektronik yang ribet. Jadi, kalau ada masalah, biasanya lebih mudah dideteksi dan diperbaiki," kata Lung Lung kepada Kompas.com, Rabu (28/8/2024).

Baca juga: Pegiat Keselamatan Dorong Revisi PP 55/2012 Tentang Kendaraan

Selain itu, Lung Lung juga menambahkan bahwa pengguna mobil manual biasanya lebih sadar dan terlatih dalam mengoperasikan kendaraannya.

"Mereka lebih peka sama kondisi mobilnya. Misalnya, kapan harus ganti gigi, kapan harus rem, semua itu bisa bikin komponen-komponen mobil lebih awet karena mereka tidak asal injak gas atau rem aja," katanya.

Lung Lung juga menjelaskan, alasan mengapa biaya perawatan mobil manual cenderung lebih rendah.

"Ya jelas lebih murah. Karena enggak banyak komponen elektronik yang harus dicek atau diganti. Makanya banyak orang yang masih setia sama mobil manual, apalagi buat yang doyan merawat mobil sendiri," ucapnya.

Baca juga: BYD Dolphin Tampil Lebih Sporty Pakai Bodykit

Selain lebih tahan lama, pengemudi transmisi manual juga bisa lebih hemat bahan bakar karena bisa mengatur putaran mesin secara efisien.

Dengan demikian, tidak hanya usia komponen yang lebih panjang, tetapi juga pengeluaran untuk bahan bakar bisa ditekan, menjadikan mobil transmisi manual pilihan yang lebih ekonomis dan praktis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

1
Komentar
setuju 👍


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Detik-detik Serangan AS "Terangi" Yaman, Petinggi Houthi Jadi Sasaran
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau