JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menutup tahun ini dengan merilis satu lagi produk elektrifikasi atau e:HEV, yakni Accord RS Hybrid, Kamis (7/12/2023).
Dibanderol Rp 959,9 juta on the road (OTR) DKI Jakarta, ternyata mobil tersebut tidak hanya menyasar konsumen ritel dan loyalis saja.
"Iya, konsumen fleet (borongan) juga kami siapkan. Kira-kira proporsinya 20 persen," kata Direktur Penjualan dan Pemasaran HPM, Yusak Billy di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Uji Coba Skybridge, Jalan Sekitar Stasiun Bojonggede Berlaku Satu Arah
"Jadi 60 persen biasanya datang dari para loyalis Honda, 20 persen fleet, 20 persen sisanya yang lain-lain (konsumen baru), termasuk konsumen mobil Eropa," lanjut dia.
Artinya, dari total target penjualan 40 unit per bulan, sekitar 6 unit di antaranya bakal dialokasikan oleh Honda agar dipasok ke para mitra alias rekanan bisnis (fleet).
Meski demikian, Billy masih enggan untuk menyebut lebih jauh mengenai konsumen fleet tersebut.
Accord RS Hybrid mengusung sistem hybrid. Tenaga disuplai mesin pembakaran dalam 4-silinder siklus Atkinson 1.993 cc dan motor listrik atau dinamo.
Baca juga: Honda Accord RS Hybrid Resmi Meluncur, Harga Nyaris Rp 1 Miliar
Mesin konvensional mampu menghasilkan tenaga 144 Tk dan torsi 182 Nm. Adapun motor listrik diklaim menghasilkan 135 kW atau setara 181 Tk dan torsi 335 Nm.
Sehingga secara kombinasi, sistem hybrid gabungan dua tenaga Accord e:HEV menghasilkan tenaga 204 Tk.
Tidak cuma tenaga yang jadi unggulan, sistem hybrid pda Accord e:HEV juga diklaim super irit dengan konsumsi 25 km per liter atau lebih irit dari patokan LCGC 20 km per liter.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.