Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cek Masa Berlaku SIM, Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir Lagi

Kompas.com - 29/08/2022, 13:41 WIB
Serafina Ophelia,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai salah satu tanda kompetensi seseorang dalam mengemudikan kendaraan bermotor.

Namun perlu diingat, SIM memiliki masa berlaku yang terbatas yaitu lima tahun. Jika pemilik lupa memperpanjang, maka pemilik harus mengulang pembuatan dari awal, yaitu melewati tes tertulis dan praktik.

Baca juga: Baru Diperkenalkan, Pemesanan Suzuki Grand Vitara Sudah Puluhan Ribu

Sebelumnya, masa berlaku SIM disesuaikan dengan tanggal lahir pemiliknya. Namun saat ini, masa berlakunya mengikuti tanggal diterbitkannya SIM.

Ketentuan ini tertuang dalam surat telegram Korlantas Nomor ST/2664/X.Yan.1.1/2019. Disebutkan dalam aturan tersebut, masa kedaluwarsa SIM bergantung dari tanggal pencetakan SIM tersebut.

Baca juga: Daftar 5 Wilayah di Indonesia dengan Populasi Mobil Terbanyak

Maka, penting bagi pemilik untuk selalu memperhatikan masa berlaku SIM agar tidak salah, karena masa berlakunya tidak lagi mengikuti tanggal lahir pemilik SIM.

Sebagai informasi, biaya perpanjangan SIM berbeda tergantung dari kategorinya. Ini diatur dalam PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Untuk SIM A dan B, biaya perpanjanganannya adalah Rp 80.000. Sedangkan untuk SIM C biayanya adalah Rp 75.000, dan Rp 30.000 untuk SIM D.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
jadi sulit mengingat kapan harus perpanjangan sim karena tdk sesuai tanggal lahir, lagi pula bila diperpanjang maju sebelum tanggal habisnya sim maka kita rugi juga


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau