Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Dimas Ekky yang Nyaris Berlaga di Moto2 Musim Ini

Kompas.com - 29/07/2018, 12:02 WIB
Setyo Adi Nugroho,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim besutan Sepang International Circuit (SIC) Racing saat ini telah berlaga di kompetisi Moto 3 dan Moto 2. Tahun depan, SIC sudah memastikan akan berlaga di kompetisi MotoGP dengan sponsor dan rider yang masih dirahasiakan.

Pada awal musim 2018, tim asal Malaysia ini sempat kesulitan mencari pebalap setelah Hafizh Syahrin dipinang tim Yamaha Tech 3 untuk berlaga di kompetisi MotoGP. Nama pebalap Malaysia Zulfahmi Khairuddin kemudian diumumkan sebagai pengganti Syahrin.

Sayangnya performa Khairuddin tidak dapat menggantikan Syahrin. SIC Racing kemudian mencoba mencari pengganti dan saat ini telah resmi mengikat kontrak dengan Niki Tuuli.

Namun ternyata, sebelum SIC Racing mengikat kontrak dengan Tuuli, mereka sempat melakukan pendekatan kepada pebalap Indonesia, Dimas Ekky. Pebalap CEV Moto2 European Championship yang membalap bersama tim Astra Honda Racing tersebut, dinilai mampu menggantikan performa Syahrin.

"Selepas Zulfahmi berhenti balapan, salah satu pebalap yang kami inginkan sebagai pengganti adalah Dimas. Namun ternyata kami tidak bisa bekerja sama dengan Dimas dan terpaksa mengambil pebalap Finlandia," ucap CEO SIC Dato' Razlan Razali saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dimas Ekky di Posisi Tiga, Klasemen Sementara CEV Moto2

Apa yang membuat SIC kemudian tidak jadi menggaet pebalap Indonesia tersebut?

"Mungkin penyebabnya adalah sponsor-sponsor di Moto2 kita berkaitan dengan Kerajaan Malaysia. Jadi Dimas tidak mau dikaitkan dengan sponsor Kerajaan Malaysia, di situ kami ada Kementerian Olahraga," ujar Dato' Razlan.

Dato' Razlan sendiri mengungkapkan ,pihaknya sebenarnya tidak ada masalah soal pebalap asing. Sebab mereka saat ini juga menurunkan pebalap dari Eropa seperti Finlandia dan pebalap tersebut menggunakan branding yang sama. Tapi keputusan dari pihak Dimas Ekky sudah dibuat.

"Memang tidak ada pebalap Malaysia yang bisa menggantikan Zulfahmi, jadi sepatutnya pebalap dari Asia karena ini tim Asia. Tapi apa mau dibuat, itu keputusan mereka. Jadi kami terima. Kita harap pada masa yang akan datang, jika ada peluang, kita akan memberikan kepada pebalap Indonesia," ucap Razlan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau