Jalur Puncak Bogor Belum Normal - Kompas.com

Jalur Puncak Bogor Belum Normal

Kompas.com - 15/02/2018, 13:59 WIB
Seorang petugas kepolisian sedang mengalihkan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak, Senin (5/2/2018). Pengalihan arus dilakukan setelah terjadi bencana longsor di sejumlah titik di Jalur Puncak yang menutup badan jalan.KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah Seorang petugas kepolisian sedang mengalihkan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak, Senin (5/2/2018). Pengalihan arus dilakukan setelah terjadi bencana longsor di sejumlah titik di Jalur Puncak yang menutup badan jalan.

Jakarta, KOMPAS.com - Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat belum beroperasi normal, pasca-tutup pada Senin (5/2/2018) karena bencana longsor. Masyarakat yang berencana berlibur akhir pekan ini ke Cianjur, sebaiknya mencari jalan alternatif.

Sebab, kendaraan roda empat atau sepeda motor hanya diperbolehkan melintas sampai daerah Gunung Mas. Menurut Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, kondisi di tempat longsor belum maksimal.

"Kalau yang mau ke Taman Safari atau sebelum Gunung Mas Puncak masih bisa melintas. Tetapi kalau lewat itu belum bisa, karena berisiko takutnya ada kenapa-kenapa," ujar Hasby saat dihubungi KOMPAS.com, Kamis (15/2/2018).

Sekarang ini, lanjut Hasby terus dilakukan pengecekan oleh tim khusus yang terdiri dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta kepolisian daerah sekitar.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Bisa Bikin Orang Jatuh Miskin

"Kami tidak mau terburu-buru melakukan perbaikan yang longsor. Lebih baik kita belum optimalkan dulu jalurnya," kata Hasby.

Hasby menyarankan, pengguna mobil yang ingin melintas sampai Cianjur atau ke Bandung bisa memanfaatkan jalur laternatif seperti lewat Cibubur, Jonggol, Cariu, dan Cikalongkulon.

"Lebih baik lebih lama tetapi aman. Kita juga belum tahu jalur itu kapan bisa dilewati oleh roda empat, yang jelas kami akan optimalkan dulu baru membuka jalannya lagi," kata Hasby.


Komentar
Close Ads X