Ducati Merasa Istimewa Dibantu Stoner - Kompas.com

Ducati Merasa Istimewa Dibantu Stoner

Kompas.com - 04/02/2018, 10:02 WIB
Pebalap penguji Ducati Team asal Australia, Casey Stoner, melambai saat melakukan tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, Senin (30/1/2017).CRASH.NET/TWITTER Pebalap penguji Ducati Team asal Australia, Casey Stoner, melambai saat melakukan tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, Senin (30/1/2017).

Jakarta, Kompas.com – Orang pertama sekaligus satu-satunya yang pernah memberikan gelar juara dunia MotoGP buat Ducati, Casey Stoner, sudah memutuskan berhenti balapan sejak 2012. Namun, Ducati merasa istimewa karena pria asal Australia itu sekarang bekerja sebagai pebalap penguji motor balap Desmosedici.

Stoner mendapat gelar tertinggi bersama Ducati pada 2007, lantas dia mendapatkan gelar juara dunianya yang kedua bersama Honda pada 2011. Setahun setelah pensiun balap, Stoner bekerja sebagai pebalap penguji untuk Honda hingga awal 2016. Setelah itu Stoner menjadi pebalap penguji Ducati mulai 2016.

Baca: Lorenzo dan Dovizioso Kunjungi Indonesia

Casey Stoner.Crash.net Casey Stoner.

(Kiri ke kanan) Pebalap Ducati Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta  Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti, di Jakarta, Rabu (1/2/2018).Febri Ardani/KompasOtomotif (Kiri ke kanan) Pebalap Ducati Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti, di Jakarta, Rabu (1/2/2018).

“Casey, saya pikir kami istimewa karena mendapatkan salah satu test rider yang merupakan salah satu pebalap MotoGP terbaik di semua masa,” kata Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti saat mengunjungi Jakarta, Kamis (1/1/2018).

Ciabatti mengatakan Stoner sangat cepat di lintasan dan super sensitif. Stoner tidak butuh banyak putaran untuk mengerti apa yang sudah dan perlu dikembangkan pada Desmosedici GP18.

Baca: Ducati Bikin Desmosedici GP18 Mudah Digas dan Menikung

Catatan waktu Stoner cepat, bahkan dalam satu kesempatan tidak bisa diikuti pebalap penguji Ducati lainnya, Michele Pirro, Hal itu membuktikan talenta, pasalnya Stoner tidak reguler berada di lintasan dalam kondisi balapan.

“Casey Stoner bukan opsi kedua tentu saja. Dia bisa memberikan respon sempurna buat teknisi kami,” ucap Ciabatti. 


EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X