Ducati Bikin Desmosedici GP18 Mudah Digas dan Menikung - Kompas.com

Ducati Bikin Desmosedici GP18 Mudah Digas dan Menikung

Kompas.com - 02/02/2018, 13:02 WIB
Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti saat mengunjungi Indonesia, Rabu (1/1/2018).Febri Ardani/KompasOtomotif Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti saat mengunjungi Indonesia, Rabu (1/1/2018).

Jakarta, Kompas.com – Tim Ducati masih mencari spesifikasi sepeda motor yang pas untuk digunakan balapan MotoGP musim ini. Ada beberapa area yang bisa diperbaiki dari Desmosedici GP17, salah satu fokus utama yaitu menjadikannya lebih mulus menikung.

Area itu sudah dikeluhkan dua pebalap utama Ducati, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo. Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti menjelaskan usaha perbaikan sudah berada di jalan yang benar.

“Kami bekerja di semua area. Di mesin kami mencoba mendapatkan sedikit tambahan tenaga namun sebagian besar yang dikerjakan agar tenaga yang disalurkan bisa lebih halus. Di area itu agar sentuhan pertama membuka gas lebih mudah buat para pebalap dan membuat motor lebih halus,” jelas Ciabatti saat mengunjungi Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Kelemahan GP17 di tikungan, jelas Ciabatti, yaitu saat pebalap mulai mengendurkan rem. Motor cenderung melebar bila dibandingkan motor pabrikan lain.

Baca: Lorenzo Anggap Dovizioso Rival Terbesar Musim ini

Jorge Lorenzo menciptakan rekor baru mengitari sirkuit Sepang, Malaysia, di tes pra musim 2018.crash.net Jorge Lorenzo menciptakan rekor baru mengitari sirkuit Sepang, Malaysia, di tes pra musim 2018.

“Kami akan mengerjakan konfigurasi sasis yang berbeda untuk mengurangi masalah itu. Kelihatannya kami ada di jalur yang tepat. Tapi kami juga membawa sesuatu yang lebih di Buriram untuk melihat apakah kami bisa membuat langkah selanjutnya,” ucap Ciabatti.

Ducati baru saja mendapatkan hasil impresif di tes pramusim Sepang, Malaysia, pada beberapa hari yang lalu. Dua pekan lagi, Ducati akan membawa GP17 dan GP18 ke sesi tes di sirkuit baru, Buriram di Thailand. Setelah itu, Ducati akan menemukan pilihannya usai tes terakhir di Qatar pada 1 – 3 Maret. 


EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X