Stoner Berharap Lebih pada Lorenzo dan Dovizioso - Kompas.com

Stoner Berharap Lebih pada Lorenzo dan Dovizioso

Kompas.com - 03/02/2018, 13:42 WIB
Pebalap penguji Ducati asal Australia, Casey Stoner, mengancingkan bajunya sebelum turun pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (2/2/2016).MOHD RASFAN/AFP PHOTO Pebalap penguji Ducati asal Australia, Casey Stoner, mengancingkan bajunya sebelum turun pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (2/2/2016).

Jakarta, KOMPAS.com - Casey Stoner merupakan pebalap penguji buat tim Ducati di MotoGP. Sebelum Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso mencoba untuk melakukan tes pramusim 2018, dua kali juara dunia MotoGP itu yang mencoba Desmosedici terbaru.

Menurut dia, pengembangan Desmosedici tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pebalap berkebangsaan Australia itu pun berharap lebih pada Lorenzo dan Dovizioso pada musim 2018 ini.

"Motor kami sekarang lebih seimbang. Setiap Sirkuit kami memiliki lebih banyak kesempatan untuk mencetak hasil lebih baik," kata Stoner seperti dilansir laman Motorsport.com, Sabtu (3/2/2018).

Lorenzo, lanjut Stoner dipastikan tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya. Tugas dia begitu berat, karena harus beradaptasi dengan motor dan pabrikan yang beda.

Baca juga: Ducati Kerahkan Stoner untuk Tes Pertama di 2018

Seragam baru tim Ducati MotoGP 2018.Autosport.com Seragam baru tim Ducati MotoGP 2018.

"Menurut saya, Jorge kesulitan untuk membiasakan diri. Saya berasumsi, dia bisa lebih sering untuk memperebutkan podium dan kemenangan tahun ini. Kita lihat nanti, tetapi saya berharap lebih pada dia," ujar Stoner.

Jorge Lorenzo dengan livery baru Ducati musim 2018.Motorsport.com Jorge Lorenzo dengan livery baru Ducati musim 2018.

Begitu juga Dovizioso, penilaian Stoner dia merupakan pebalap yang bijaksana ketika balapan.

"Dia tahu kapan harus menghemat ban dan kapan harus menekan. Dia membuat musim yang benar-benar hebat dan satu-satunya hal negatif adalah ketika dia tidak menang balapan," ucap Stoner.


EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X