Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ducati Merasa Istimewa Dibantu Stoner

Stoner mendapat gelar tertinggi bersama Ducati pada 2007, lantas dia mendapatkan gelar juara dunianya yang kedua bersama Honda pada 2011. Setahun setelah pensiun balap, Stoner bekerja sebagai pebalap penguji untuk Honda hingga awal 2016. Setelah itu Stoner menjadi pebalap penguji Ducati mulai 2016.

Baca: Lorenzo dan Dovizioso Kunjungi Indonesia

“Casey, saya pikir kami istimewa karena mendapatkan salah satu test rider yang merupakan salah satu pebalap MotoGP terbaik di semua masa,” kata Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti saat mengunjungi Jakarta, Kamis (1/1/2018).

Ciabatti mengatakan Stoner sangat cepat di lintasan dan super sensitif. Stoner tidak butuh banyak putaran untuk mengerti apa yang sudah dan perlu dikembangkan pada Desmosedici GP18.

Baca: Ducati Bikin Desmosedici GP18 Mudah Digas dan Menikung

Catatan waktu Stoner cepat, bahkan dalam satu kesempatan tidak bisa diikuti pebalap penguji Ducati lainnya, Michele Pirro, Hal itu membuktikan talenta, pasalnya Stoner tidak reguler berada di lintasan dalam kondisi balapan.

“Casey Stoner bukan opsi kedua tentu saja. Dia bisa memberikan respon sempurna buat teknisi kami,” ucap Ciabatti. 

https://otomotif.kompas.com/read/2018/02/04/100200915/ducati-merasa-istimewa-dibantu-stoner

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke