Yamaha NMAX "Fashion Daily", Kental Aura Etnik - Kompas.com

Yamaha NMAX "Fashion Daily", Kental Aura Etnik

Stanly Ravel
Kompas.com - 31/12/2017, 08:56 WIB
Modifikasi Yamaha NMAX BanjarmasinStanly/KompasOtomotif Modifikasi Yamaha NMAX Banjarmasin

Jakarta, KompasOtomotif - Tidak selamanya modifikasi ekstrem mencuri perhatian. Buktinya dengan modal tampilan standar ala pabrikan, Yamaha NMAX milik Suhang Wong dari Banjarmasin sukses jadi juara dalam kontes modifikasi CustoMAXI beberapa waktu lalu.

Berkiblat pada aliran fashion daily, Suhang mencoba berkreasi membuat tunggangannya tampil lebih trendy. Secara perubahan, hampir 85 persen lebih didominasi aksesori aftermarket yang sifatnya tinggal lepas pasang, alias plug and play.

Namun begitu bukan berarti sepenuhnya hanya mengandalkan komponen aftermarket, pada beberapa sektor terdapat detail pengerjaan yang membuat skutik bongsor ini lain dari yang lain. Contohnya pada pemilihan warna serta permaina decal pada bodi.

Setang diganti model trondol dan dibuat sedikit lebar menyesuaiakan postur tubuh.Stanly/KompasOtomotif Setang diganti model trondol dan dibuat sedikit lebar menyesuaiakan postur tubuh.

Untuk kelir, Suhang menganti warna Nmax menggunakan kelir yang lebih cerah. Menariknya, untuk cover plastik di bagian bawah dicat menggunakan warna gold yang ditangani salah satu bengkel cat di Surabaya, Jawa Timur.

Baca : Modifikasi Aerox, Hasil Maksimal Modal Aksesori "Plug n Play"

Tidak berhenti sampai situ, agar nuansa fashion bisa berpadu dengan aura kulture, Suhang memberikan sentuhan decal etik Dayak yang kental dari Kalimantan. Hasilnya, tampang NMAX lebih ramai dari sebelumnya.

Warna cerah dan decal Dayak dipadukan untuk mendukung tampilan trendyStanly/KompasOtomotif Warna cerah dan decal Dayak dipadukan untuk mendukung tampilan trendy
"Kebetulan bengkel sendiri, jadi yang mengerjakan saya sendiri. Dibilang sulit hampir tidak ada, hanya beberapa komponen ada yang lama dikerjakan karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di sini (Banjarmasin). Habis dana sekitar Rp 60 jutaan," ucap Suhang kepada media beberapa waktu lalu.

Selesai dengan bodi, proses pengerjaan dilanjutkan dengan menguatkan sektor kaki-kaki. Suspensi standar bawaan pabrik diganti menggunakan model upside down.

Sektor kaki-kaki dibuat lebih kekar dengan beberapa perangkat aksesori serta penambahan rem cakram bagian belakang.Stanly/KompasOtomotif Sektor kaki-kaki dibuat lebih kekar dengan beberapa perangkat aksesori serta penambahan rem cakram bagian belakang.
Sementara untuk sektor belakang, dipercayakan suspensi Ohlins yang diklaim Suhang lebih nyaman untuk digunakan. Pelek juga ikut dirubah, Suhang memilih keluaran Axion dengan dimensi 14 inci yang dipadukan dengan lengan ayun Zero serta knalpot Pro Speed.

PenulisStanly Ravel
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM