Sepelekan Kebersihan Helm, Bisa Jadi Sarang Kecoa - Kompas.com

Sepelekan Kebersihan Helm, Bisa Jadi Sarang Kecoa

Fachri Fachrudin
Kompas.com - 14/11/2017, 15:02 WIB
Membersihkan helm. Motorcycle Membersihkan helm.
 
Jakarta, KompasOtomotif - Faktor kesehatan masih sering diabaikan oleh pengendara motor. Hal itu terlihat dari banyaknya penggunaan helm yang kotor oleh pengendara. Padahal, helm yang kotor menjadi tempat ideal bagi bakteri.
 
Jika helm seperti itu tidak dibersihkan dan tetap digunakan, maka jangan heran bila kulit pada wajah atau leher terkena penyakit.
 
"Banyak orang nganggap sepele soal cuci helm," kata Anes, penggawa gerai Clean Helm di saat ditemui KompasOtomotif di gerai cuci helm di Atrium Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).
 
Gerai cuci helm di Atrium Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).Fachri Fachrudin Gerai cuci helm di Atrium Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).
 
Anes menceritakan, sekali waktu dirinya mendapatkan pelanggan yang di dalam helmnya terdapat kecoa mati. Padahal, helm tersebut baru saja digunakan berkendara.
 
Anes mengaku heran dengan pengendara tersebut lantaran tidak menyadari bahwa di dalam helm yang digunakannya terdapat serangga. "Namanya hewan kan biasanya ada baunya. Saya juga heran sama yang memakai (helm) itu," kata dia.
 
Anes mengatakan, padahal membersihkan helm dapat dilakukan seiring dengan melakukan kegiatan lainnya. Misalnya ketika sedang mampir ke pusat perbelanjaan atau mal, maka pengendara bisa menitipkan helmnya untuk di cuci. Berselang satu atau dua jam, helm sudah bisa diambil dalam keadaan segar.
 
 
Model pengait helm double D ring, dianggap paling aman. Model ini digunakan para pebalap.whitedogbikes.com Model pengait helm double D ring, dianggap paling aman. Model ini digunakan para pebalap.
 
Selain itu, jika ingin dilakukan sendiri maka dapat dilakukan di rumah. Caranya pun cukup mudah.
 
Ia menjelaskan, terlebih dahulu melepaskan bagian-bagian pada helm. Untuk membersihkan busa bagian dalam helm bisa dicuci dengan cara disiram air bersih. Selain itu, boleh juga disikat menggunakan sikat halus agar busa tidak rusak.
 
Sementara pada bagian luar helm, cukup diusap menggunakan lap yang agak basah lalu dikeringkan. Setelah itu, bisa dilakukan pemolesan menggunakan wax.

Baca juga : Biar Tidak Lupa, Ini Aturannya Naik Motor Wajib Pakai Helm SNI  

PenulisFachri Fachrudin
EditorAzwar Ferdian
Komentar

Terkini Lainnya

Target Penjualan Mobil 2018 Tidak Berkembang

Target Penjualan Mobil 2018 Tidak Berkembang

News
Penjualan Mobil Indonesia 2017 Jalan di Tempat

Penjualan Mobil Indonesia 2017 Jalan di Tempat

News
Pemodifikasi “Mobil Muka Dua” yang Viral Disebut Belum Terarah

Pemodifikasi “Mobil Muka Dua” yang Viral Disebut Belum Terarah

Modifikasi
Bekal AHM, Buat yang Mau “Trabas” Pakai Trail Honda

Bekal AHM, Buat yang Mau “Trabas” Pakai Trail Honda

Tips N Trik
Ragam dan Harga Side Box NMAX

Ragam dan Harga Side Box NMAX

Aksesoris
Aksesori Honda CRF150L Masih Sulit Dicari

Aksesori Honda CRF150L Masih Sulit Dicari

Modifikasi
Modifikator “Vios Muka Dua” di Bandung Masih Misteri

Modifikator “Vios Muka Dua” di Bandung Masih Misteri

Modifikasi
Pilihan Ban Mobil buat MPV Premium

Pilihan Ban Mobil buat MPV Premium

Aksesoris
All New Rush Tak Limbung Lagi, tapi...

All New Rush Tak Limbung Lagi, tapi...

Tes
Rawat Busi Motor, Jangan Pakai Amplas dan Sikat Kawat

Rawat Busi Motor, Jangan Pakai Amplas dan Sikat Kawat

Tips N Trik
PCX Baru Tidak Bisa Langsung Pakai Aksesoris

PCX Baru Tidak Bisa Langsung Pakai Aksesoris

Tips N Trik
Pakai Busi Racing di Mesin Standar, Mubazir

Pakai Busi Racing di Mesin Standar, Mubazir

Tips N Trik
Xpander Bisa Kuasai Magelang

Xpander Bisa Kuasai Magelang

News
Konsekuensi dan Solusi Ketika Motor Salah Isi Bensin Pakai Solar

Konsekuensi dan Solusi Ketika Motor Salah Isi Bensin Pakai Solar

Tips N Trik
Usulan dari Polisi buat Cegah Kemacetan di Jalan MH Thamrin

Usulan dari Polisi buat Cegah Kemacetan di Jalan MH Thamrin

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM