Mudah Beradaptasi di "Kokpit" Wuling Confero - Kompas.com

Mudah Beradaptasi di "Kokpit" Wuling Confero

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 19/10/2017, 13:22 WIB
Wuling Confero S test drive Bali 2017.Istimewa Wuling Confero S test drive Bali 2017.

Bali, KompasOtomotif – Mencoba peruntungan bermain di segmen gemuk otomotif roda empat dalam negeri, Wuling dengan low multi purpose vehicle-nya Confero terus kejar eksistensi. Tak hanya menjual fitur, tampilan dan harga murah, tapi juga performa yang perlu mendapat pengakuan.

Tim KompasOtomotif, sebelumnya baru menjajal Confero di trek pendek, pertama di daerah Pantai Mutiara, Jakarta Utara, kemudian di pameran otomotif, dan kali ini Wuling akhirnya memberikan kesempatan menjajal model perdananya jarak jauh. Bali jadi lokasi yang dipilih untuk dijelajahi.

Setelah puas merasakan bangku baris ketiga, kini saatnya untuk merasakan kokpit Wuling Confero S. Mulai membuka pintu dan duduk, tidak sulit masuk ke kabin pengemudi. Saat pintu ditutup, terasa kalau material yang digunakan tak murahan, dan rasanya cukup kedap.

Baca juga: Rasanya Kursi Baris Tiga Wuling Confero, Bikin ?Nyenyak?

Merebahkan badan ke kursi, terasa kalau komposisinya cukup tebal alias empuk berbalut bahan semi-leather. Kesan pertama ini, sontak menghilangkan stigma murah dan ekspektasi lebih mulai terbentuk.

Bangku bisa diatur dengan digeser maju dan mundur, dengan sudut sandaran punggung yang bisa juga disesuaikan, untuk menemukan posisi terbaik. Jika setelan masih kurang pas, setir kemudi juga bisa disetel naik-turun.

Tombol-tombol yang bisa dioperasikan dari kursi pengemudi.Ghulam/KompasOtomotif Tombol-tombol yang bisa dioperasikan dari kursi pengemudi.

Nilai Ergonomis

Bukan hanya terkait kenyamanan tubuh, ergonomis juga bisa dinilai dari posisi instrumen di dalam kendaraan, seperti tombol pengaturan, panel indikator atau fitur-fitur lainnya. Apakah bisa dioperasikan dengan mudah dari bangku pengemudi atau tidak?

Melalui parameter itu, Confero S terbilang umum, atau layaknya mobil-mobil asal Jepang di Indonesia, tidak sulit jadinya untuk beradaptasi. Mulai dari gagang lampu sein yang berada di sebelah kanan belakang kemudi dan pengaturan lampu utama, sedangkan di sisi kiri untuk wiper.

Kemudian di bagian dalam pintu bagian dalam (door trim) terdapat tombol untuk naik-turun kaca depan dan belakang, serta penyetelan spion. Masih ada lagi, menempel pada dasbor di belakang kemudi, persis di atas lutut kanan, ada pengatur leveling headlamp dan pembuka tutup tangki bensin.

Lalu panel indikator, yang cukup memberikan informasi soal kendaraan kepada pengemudi, mulai dari rpm, kecepatan, bahan bakar dan lainnya. Menarik lagi adalah terdapat Tire Pressure Monitoring System (TPMS), dan bisa memberikan infromasi kepada driver, kapan harus mengisi angin pada ban atau menguranginya.

Lampu hazard ditempatkan pada bagian tengah atau tepat di deretan tombol head unit, serta tombol untuk menyetel pendingin kabin di bagian bawahnya. Desain kabin pengemudi, dengan penempatan tombol tidak rumit dan mudah dikontrol, membuat feeling berkendara menjadi lebih percaya diri tentunya.

Penasaran duduk di kokpit Confero, memang sebaiknya bisa dicoba langsung saja, di beberapa mall atau tempat perbelanjaan bisanya ada beberapa unit di pajang. Jangan ragu untuk menjajal.

Bagian depan Confero S.Ghulam/KompasOtomotif Bagian depan Confero S.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM