Kamis, 23 Maret 2017

Otomotif

Pasar Otomotif Malaysia Mulai Menggeliat

klgadgetguy.com Perodua Bezza, versi sedan Axia. Menggunakan platform yang sama seperti Daihatsu Ayla di Indonesia.

Kuala Lumpur, KompasOtomotif - Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA/Malaysian Automotive Association) telah merilis data pencapaian volume produksi dan penjualan Februari 2017. Dibanding dengan Januari 2016, penjualannya naik 12,0 persen, atau mencapai 42.455 unit, total mobil penumpang dan komersial.

Mengutip Paultan, Jumat (17/3/2017) namun, jika dibanding dengan Januari, mengalami penurunan 5 persen atau berselisih 2.212 unit. Sementara dari bulan terakhir 2016 penurunan mencapai 31 persen.

Ketika digali lebih detail, untuk mobil penumpang, dibanding dengan periode yang sama tahun lalu, pencapaian penjualan Februari juga naik 14,1 persen, atau mencapai 38.881 unit. Sementara tahun lalu sebesar 34.054 unit.

Sedangkan untuk kendaraan komersial terjadi penurunan penjualan 6,4 persen, dari 3.820 unit pada 2016, menjadi 3.574 unit.

Menurut catatan MAA yang menyertai angka tersbut, mereka mengatakan bahwa perolehan lebih rendah, karena Februari memiliki bulan kerja terpendek. Sementara kondisi pasar, yang saat ini terasa melambat, masih belum mengalami perubahan.

Namun, jika dibanding dengan tahun lalu, angkanya yang naik. MAA memprediksi bahwa volume penjualan akan meningkat pada bulan Maret, karena punya hari lebih banyak dibandingkan dengan Februari.

Selain itu, harapan kenaikannya juga datang dari menarik yang dilakukan produsen mobil. pemimpin pasar non-nasional Honda, mulai pada kecepatan penuh di 2017 dengan meluncurkan BR-V 7-penumpang di minggu pertama tahun ini. Diikuti oleh facelift Honda City awal bulan ini. Kemudian pemimpin pasar, Perodua meluncurkan Axia facelift pada Januari.

Sementara sampai saat ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), masih belum meng-update laporan penjualan Februari 2017.

Paultan Penjualan mobil Malaysia Februari 2017.

Penulis: Ghulam Muhammad Nayazri
Editor : Agung Kurniawan
TAG: