Mega Carry Xtra Perkuat Kendaraan Komersial Suzuki - Kompas.com

Mega Carry Xtra Perkuat Kendaraan Komersial Suzuki

Kompas.com - 17/09/2012, 13:39 WIB
donny apriliananda PT Suzuki Indomobil Sales merilis Mega Carry Xtra untuk perkuat dominasi mini pick up.

Jakarta, KompasOtomotif – Dominasi Suzuki di pasar mini pick up yang berhasil meraup pangsa pasar 50 persen, kini diperkuat dengan hadirnya Mega Carry Xtra yang dirilis  PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), hari ini (17/9), di Balai Kartini Jakarta. Dengan bak lebih besar, Mega Carry Xtra diharapkan memenuhi kebutuhan pengusaha yang bergerak dalam lingkup Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Permintaan untuk bak lebih besar sangat banyak. Inilah jawabannya. Mega Carry Xtra menjadi pick up dengan bak terbesar di kelasnya," ujar Endro Nugroho, Marketing and Dealer Network Development Director SIS.

Dibandingkan Mega Carry yang diluncurkan tahun lalu, versi Xtra mempunyai bak lebih panjang 25 cm menjadi 2,45 meter dan lebih lebar 85 cm menjadi 1,67 meter. Pengait untuk bak ada 20 buah. Delapan masing-masing di kanan-kiri, dan empat di belakang, membuat barang yang diangkut lebih aman.

Head rest, pelek  14, air intake lebih tinggi, seatbelt yang mengunci ketika terjadi benturan adalah beberapa keunggulan Mega Carry Xtra dibanding kompetitor. Mesinnya masih sama, menggunakan tipe G15A 1.493cc, 16 katup empat silinder yang sanggung mengeluarkan daya maksimum 92.4 PS di 6.000 rpm, dan torsi maksimal 12.8 Nm di 3.000 rpm.

Suzuki Mega Carry tersedia dalam pilihan warna Real Black, Atlantis Blue, dan Superior White, dipasarkan dengan harga Rp 99,9 juta on the road Jabodetabek.

Inden
SIS menargetkan pick up bak besar ini terjual 1.000 unit per bulan. Sementara varian Mega Carry dengan bak kecil juga tetap tinggi, berkisar 1.500 unit per bulan. "Penjualan varian pick up kami luar biasa. Selain Mega Carry, pick up Futura pun masih tinggi permintaannya, mencapai 4.500 unit," ujar Davy Tuilan, Direktur Pemasaran SIS.

Dengan ditambahnya varian baru pada jenis pick up, SIS tidak khawatir adanya pengalihan model pada konsumen (kanibalisasi) untuk lebih memilih bak besar. Pasalnya, kebutuhan untuk mobil bak bervariasi, bergantung pada jenis usaha dan kebutuhan usaha masing-masing.

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

News
“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

News
Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

News
Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

News
SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

News
Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Close Ads X