Selasa, 2 September 2014

Otomotif


Pabrik Ban di China Resah

Penulis: | Selasa, 15 September 2009 | 11:53 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : -

Ban China yang beredar di Amerika

SHANGHAI, KOMPAS.com — Perselisihan dagang antara China dan Amerika telah meresahkan industri ban (pembuat ban) di Negeri Panda. Mereka mengatakan, Selasa (15/9), bahwa perselisihan itu akan berdampak pada ekspor.

Saham-saham di berbagai perusahaan melemah setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengenakan bea tambahan 35 persen atas ban China. Kebijakan tersebut mendorong Beijing untuk menyampaikan komplain terhadap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Giti Tire yang tercatat di bursa Shanghai mengatakan bahwa tarif yang dikenakan AS atas industri ban China akan mempunyai "dampak negatif" pada bisnis mereka. Pasalnya, ekspor ban ke Amerika Serikat menyumbang sekitar 35 persen dari pendapatan pada 2008.

Qingdao Doublestar, sebuah industri pembuat ban milik pemerintah yang tercatat di bursa Shenzhen, mengatakan "Isu tersebut ditetapkan untuk memperkuat daya saing di pasar ban domestik dan mungkin mempunyai dampak negatif pada ekspor perusahaan tersebut ke negara-negara lain."

Namun, Doublestar mengatakan bahwa dampak langsung atas tarif AS itu akan memperkecil ekspornya yang menyumbang kurang dari dua persen dari pendapatannya dalam delapan bulan pertama 2009.

Menyusul suatu langkah Amerika Serikat atas ban China, Kementerian Perdagangan China mengatakan, Senin, pihaknya telah meluncurkan investigasi anti-dumping untuk impor dari beberapa suku cadang mobil.


Editor :