Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Erick Thohir Sebut Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor Minyak

Kompas.com - 22/02/2025, 18:41 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Kendaraan listrik bisa mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor minyak dan mendorong kemandirian energi yang lebih bersih serta berkelanjutan.

Dengan semakin banyaknya kendaraan listrik, permintaan terhadap bahan bakar fosil, terutama minyak, diprediksi akan menurun signifikan.

Menteri BUMN Erick Thohir, mengatakan, penggunaan kendaraan listrik dapat menekan angka impor minyak.

Baca juga: Impresi Awal Jajal Kawasaki Meguro S1

Ia pun berharap, penetrasi kendaraan listrik bisa lebih masif lagi, salah satu contohnya seperti penjualan pada pameran IIMS 2025 yang mencapai 60 persen penjualan dibandingkan mobil ICE (Internal Combustion Engine).

“Kalau bisa fifty-fifty, karena kita ingin mengurangi juga sesuai dengan visi Bapak Presiden untuk impor minyak. Berarti kan kalau 50 persen naik mobil listrik, bisa mengerem impor minyak,” ujar Erick kepada Kompas.com di JIExpo, Kemayoran, Jakarta (22/2/2025).

Seperti diketahui, kendaraan listrik lebih efisien dalam penggunaan energi, dengan biaya operasional yang jauh lebih murah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.

Baca juga: Urban Cruiser Bakal Jadi EV Baru Toyota, Meluncur di GIIAS 2025?

Selain itu, kendaraan listrik juga mendukung pemanfaatan energi terbarukan, yang dapat mengurangi konsumsi energi fosil dan dampak lingkungan.

“Karena gini, impor minyak enggak mungkin langsung tidak ada, karena kan kebutuhan impor minyak itu salah satunya untuk petrochemical, buat plastik dan lain-lain,” ucap Erick.

“Tetapi Bapak Presiden juga mendorong bagaimana, produksi minyak bisa kita tingkatkan, tapi kan ini masih transisi. Jadi kalau 1-3 tahun lagi tiba-tiba produksi minyak kita bisa meningkat, dengan investasi dan macam-macam, tentu ini akan bagus buat ekonomi nasional,” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
gembar gembor disuruh pakai kendaraan listrik, bukannya spklu ditambah byk, dan byk yg ngantri, byk yg rusak, malah tarifnya di naikan, jebakan


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau