Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Update Rencana Pabrik BYD di Indonesia, Dibangun Akhir 2025

Kompas.com - 08/10/2024, 07:12 WIB
Dio Dananjaya,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

3

JAKARTA, KOMPAS.com – Produsen mobil listrik Build Your Dreams (BYD) telah berkomitmen untuk membuka pabrik di Tanah Air, tepatnya di kawasan Subang, Jawa Barat.

BYD Indonesia merencanakan operasional secara bertahap dan pabrik ditargetkan mulai dibangun pada tahun depan.

Pabrik baru ini akan menggunakan lahan seluas lebih dari 108 hektar, di mana PT BYD Motor Indonesia telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PT Suryacipta Swadaya, developer dari Kawasan Industri Subang Smartpolitan.

Baca juga: Alasan yang Membuat Mobil Ford Bekas Harganya Anjlok

"So far on track, kami memang manufacturing ini laporannya lebih sering ke pemerintah,” ujar Luther Panjaitan, Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia di Jakarta (7/10/2024).

“Kami ada janji komitmen dengan mereka, sejauh ini mereka puas dengan progress yang kami miliki, window report-nya ke BKPM dan Kemenkomarves,” kata dia

Sebagai informasi, kawasan Industri Subang Smartpolitan dipilih karena sudah terintegrasi dengan berbagai infrastruktur strategis nasional.

Baca juga: Sanksi Pengendara Tidak Bawa STNK dan Tanpa STNK Ternyata Beda

Lokasi ini mudah untuk diakses melalui Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Km 89 yang juga sedang dalam tahap pengembangan.

Selain itu juga dekat dengan Jalan Tol Akses Patimban dan langsung terhubung ke Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, dan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta, Bandung, dan kota-kota lain di Jawa Barat dan Tengah.

Meski begitu, proses pembangunan pabrik masih belum signifikan. Acara peletakan batu pertama alias groundbreaking juga belum dilakukan dalam waktu dekat.

Baca juga: Bukan Jasa Inspeksi, Ini Musuh Utama Pedagang Mobil Bekas

"Itu kan cuma perayaan, selebrasinya. Sebenarnya kan, itu menyangkut banyak hal salah satunya terkait proses selanjutnya dan segala macam, kita ke plan konstruksinya dan lainnya. Kami sudah lakukan pemetaan lahan yang sudah kami beli juga,” ucap Luther.

"Kalau mengikuti timeline pemerintah kita sudah harus bangun akhir 2025. Bangun pabrik kan tidak seperti bangun rumah ya, ratusan hektar,” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

3
Komentar
mantap. industri berkembang, akan menyerap tenaga kerja serta ekosistem sekelilingnya juga terangkat.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau