Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

VinFast Sudah Dapat Lokasi buat Pabrik di Indonesia

Kompas.com - 09/07/2024, 17:37 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan bahwa produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast di Indonesia tidak main-main.

Kendati masih enggan untuk menjelasan lebih rinci, dikatakan bahwa perusahaan sudah menetapkan lokasi pembuatan fasilitas manufaktur mandiri di kawasan Jawa Barat.

"VinFast akan bangun pabrik dan sepertinya mereka sudah lock di satu daerah di Purwakarta, Jawa Barat," kata Agus di Jakarta, Selasa (9/7/2024).

Baca juga: Penjualan Resmi Mobil Listrik VinFast Indonesia Dimulai Bulan Ini

Vinfast pastikan pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Vinfast pastikan pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia.

"Mereka sangat serius, sekarang tinggal masalah lahan yang harus disesuaikan, di-secure atau di-lock oleh mereka," lanjut dia.

Dengan kepastian tersebut, menegaskan bahwa VinFast tidak hanya berjualan di pasar nasional tetapi menjadikan Indonesia sebagai kawasan penting pengembangan bisnisnya di kawasan Asia Tenggara.

Sebelumnya, disampaikan bahwa VinFast akan berinvestasi 1,2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 18,7 triliun di Indonesia. Dana terkait dipakai untuk mendukung pembentukan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Tidak sampai di sana, disebutkan juga bahwa VinFast akan ikut mendorong penggunaan kendaraan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan memasok bus listrik.

Baca juga: Mobil Mulai Kusam, Ini Estimasi Biaya Pengecatan Full Body

Pabrik baterai VinFastdok.VinFast Pabrik baterai VinFast

Perusahaan juga akan berkolaborasi dengan perusahaan dalam negeri untuk proses produksi, serta bermita dengan perusahaan transportasi dan penyedia jasa teknologi untuk ekspasi taksi listrik.

"VinFast sedang mengidentifikasi lokasi yang cocok untuk mendirikan pabrik di Indonesia. Kebutuhan lahannya sekitar 240 hektare," ucap Agus beberapa waktu lalu.

Adapun total kapasitas pabrik akan mencapai 50.000 unit per tahun, dengan target penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.000-3.000 orang. Pabrik ini akan beroperasi pada 2026.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com