Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rincian Estimasi Biaya Perbaikan Kaki-kaki Innova Lawas

Kompas.com - 27/09/2023, 16:12 WIB
Erwin Setiawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Toyota Innova lawas banyak diburu masyarakat meski kehadirannya sudah hampir 20 tahun sejak 2004. Salah satu alasannya adalah mobil ini memiliki suspensi yang nyaman.

Di balik kenyamanan tersebut, rupanya Innova lawas menggunakan suspensi depan dan belakang tipe independent double wishbone dan 4-link rear suspension.

Hal itu sedikit banyak mempengaruhi cara perawatan kaki-kaki Innova lawas, terutama pada link arm-nya; ada dua bagian atas dan bawah. Termasuk perbedaan biaya perawatannya dengan mobil lain seperti LMPV Avanza.

Baca juga: Rincian Estimasi Biaya Servis AC Innova Lawas

Innova diesel tahun 2005 selesai melakukan servis upgrade injektorKompas.com/Erwin Setiawan Innova diesel tahun 2005 selesai melakukan servis upgrade injektor

Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service mengatakan beberapa komponen pada Innova diesel malah lebih murah, namun tidak sedikit komponen lebih mahal.

“Sehingga total perbaikan kaki-kaki Innova diesel bisa tembus Rp 6 jutaan, menggunakan peredam kejut dan rack end orisinal dari Toyota,” ucap Muchlis kepada Kompas.com, Senin (25/9/2023).

Pemilik bengkel di Polokarto, Kabupaten Sukoharjo ini mengatakan beberapa perbaikan kaki-kaki Innova lawas meliputi penggantian peredam kejut depan dan belakang, bushing arm, stabilizer dan bearing roda.

Baca juga: Perawatan Komponen Innova Lawas yang Harus Dilakukan Berkala

Modifikasi Toyota Innova diesel 2015doc pribadi Askasifi Eka Cesario Modifikasi Toyota Innova diesel 2015

Peredam kejut Innova lawas yang sudah lemah bisa menimbulkan bunyi tidak wajar ketika melaju di jalan tidak rata. Selain bunyi, bantingan suspensi bisa menjadi lebih keras atau justru mobil terasa limbung saat melaju kencang karena kemampuan peredam kejut sudah menurun.

“Peredam kejut depan dan belakang sangat berpengaruh terhadap kenyamanan mobil, maka dari itu sebaiknya segera diperbaiki bila sudah rusak,” ucap Muchis.

Selain itu, beberapa bunyi tidak wajar di area roda bisa timbul seperti bunyi berdengung saat mobil melaju.

Baca juga: Biar Tidak Menyesal, Perhatikan Ini Saat Membeli Innova Diesel Bekas

Innova Diesel bekas harga Rp 230 jutaanDicky Aditya Wijaya Innova Diesel bekas harga Rp 230 jutaan

“Bunyi dengung merupakan salah satu tanda bearing roda sudah aus, sehingga putarannya tidak sehalus kondisi barunya, bila komponen ini diganti maka bunyi dengung akan hilang,” ucap Muchlis.

Muchlis mengatakan beberapa gejala kerusakan di atas bisa timbul pada Innova bekas. Sehingga konsumen perlu memperkirakan kemungkinan-kemungkinan tersebut dalam membelinya.

“Biaya perbaikan kaki-kaki Innova bekas total bisa tembus Rp 6 jutaan, menggunakan peredam kejut dan rack end orisinal Toyota,” ucap Muchlis.

Baca juga: Mau Beli Innova Bekas, Pahami Dulu Penyakit Umumnya

Sebagai informasi, berikut ini rincian perbaikan kaki-kaki Innova lawas:

  1. Shock absorber depan Rp 1.200.000 sepasang.
  2. Shock absorber belakang Rp 800.000 sepasang.
  3. Tie rod Rp 300.000 sepasang
  4. Rackend Rp 1.400.000, imitasi Rp 375.000 sepasang
  5. Link stabilizer Rp 250.000
  6. Bushing stabilizer Rp 60.000
  7. Bushing lower arm Rp 350.000
  8. Bearing roda Rp 550.000
  9. Ball joint atas Rp 475.000
  10. Ball joint bawah Rp 625.000

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com