Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/09/2023, 07:42 WIB
Aprida Mega Nanda,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Pramac Racing Jorge Martin mengalami dehidrasi saat balapan utama di MotoGP India 2023, tepatnya di Buddh International Circuit, Minggu (24/9/2023).

Seperti diketahui, Martin naik ke posisi kedua usai Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan di tikungan ke-9 menyisakan 8 lap tersisa.

Pebalap asal Spanyol itu juga sempat berduel dengan Fabio Quartararo di lap akhir. Namun, Martin masih mampu mempertahankan posisinya sampai garis finis.

Baca juga: Hasil Klasemen Usai Race MotoGP India 2023, Martin Tempel Bagnaia

Dalam usahanya mendapatkan hasil tersebut, Martin sempat mengalami sejumlah drama, mulai dari ritsleting wearpack-nya yang terbuka, hingga mengalami dehidrasi pada lap terakhir. Beruntung, drama tersebut tidak membuat dirinya kehilangan posisi kedua di garis finis.

Usai balapan, pebalap berusia 29 tahun itu pun terlihat langsung menuju pit Pramac dan berlutut sambil minta diberikan air oleh para krunya.

Martin mengalami dehidrasi hingga upacara podium harus ditunda sementara. Pebalap tim satelit Ducati itu bahkan melewatkan konferensi pers pasca-balapan.

"Saya mengalami dehidrasi dengan 8 lap tersisa. Jadi sangat sulit untuk menyelesaikan balapan, meskipun saya mampu menjaga kecepatan dengan baik,” kata Martin, dikutip dari Crash, Minggu (24/9/2023).

"Akhirnya di lap terakhir saya melakukan kesalahan besar karena dehidrasi dan melebar, sehingga Fabio menyalip saya. Tapi saya bisa menyalip kembali. Jadi saya sangat senang bisa merebut posisi kedua ini,” lanjutnya.

Baca juga: Hasil MotoGP India 2023: Bezzecchi Juara, Bagnaia Kecelakaan

Jorge Martin di Red Bull RingTWITTER/@88JORGEMARTIN Jorge Martin di Red Bull Ring

Finis di urutan kedua di GP India, Martin sekaligus mampu memangkas jarak dengan Francesco Bagnaia yang menjadi pemegang puncak klasemen sementara MotoGP 2023. Hasil tersebut membuat dirinya senang, bahkan Martin mengaku siap memperebutkan gelar juara dunia.

"Saya merasa sangat, sangat senang untuk tim dan juga kami memulihkan beberapa poin di kejuaraan. Saya pikir kami harus menjaga mentalitas yang sama seperti saat kami datang ke sini untuk mencoba menang, untuk mencoba menjadi kompetitif di semua latihan dan ini adalah cara untuk menutup jarak,” kata Martin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com