Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/08/2023, 16:42 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Mengganti head unit standar jadi model layar bisa jadi cara menambah kenyamanan di dalam kabin.

Biasanya hal ini dilakukan pemilik mobil saat head unit standar fiturnya tidak terlalu banyak yang membuat kurang memuaskan.

Haedir Balfas, Marketing Raja Audio di Bogor mengatakan, saat ini sedang ramai mengganti head unit standar jadi Android, bahkan ditemui di mobil-mobil LCGC sampai LMPV lama.

"Beberapa seperti Calya, Avanza lama, Brio, ramai ganti head unit," kata Haedir kepada Kompas.com, Sabtu (26/8/2023).

Baca juga: Solusi Bikin Layar Head Unit Mobil Listrik Aman dari Baret dan Virus

Head unit Android Rp 1 jutaanRAJA AUDIO Head unit Android Rp 1 jutaan

Bagi pemilik mobil lawas yang ingin melakukan pergantian, Haedir menawarkan paket head unit Android mulai Rp 1 juta, dengan layar tujuh inci, kamera mundur, dan bracket ke dasbor.

"Yang kita jual ini seperti handphone yang ditaruh di mobil, kita kasih hotspot, bisa beroperasi, buka Youtube atau Google Maps. Kalau tidak (dihubungkan) tetap bisa berfungsi seperti head unit umumnya, radio, bluetooth," ucap Haedir.

Sebenarnya ada bnyak modelnya yang ditawarkan, seperti ukuran layar 9 inci dan 10 inci. Bukan cuma dimensi, tapi dari RAM sampai kualitasnya tentu lebih baik.

Baca juga: Honda Rilis Monkey dan Super Cub C125 2024, Dapat Penyegaran

"Ada yang 9 inci, sama saja (fitur), bedanya di kualitas layar, RAM, harganya Rp 1,5 juta," kata Haedir.

Untuk head unit Android yang ditawarkan bisa diapliksi berbagai mobil di pasaran. Tapi untuk mobil merek Eropa atau Amerika butuh penyesuaian.

"Garansi tergantung merek, ada yang enam bulan, ada yang satu tahun," kata Haedir.

Kebanyakan orang yang mengganti head unit adalah karena ingin melihat Youtube di mobil sampai menggunakan Google Maps. Jadi tidak repot lagi tengok-tengok ke HP, tinggal lirik ke head unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com