Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunjungan ke China, Menperin Bakal Temui BYD Bahas EV

Kompas.com - 04/07/2023, 07:22 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akan mengunjungi pabrik industri otomotif BYD dan Huawei Bantian Base pada kunjungan kerjanya selama 3-6 Juli 2023.

Lawatan tersebut sebagai salah satu rangkaian acara China-ASEAN Forum, bersama para menteri negara-negara ASEAN ke Shenzen, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) guna memperkuat pengembangan kerja sama industri.

Dalam keterangan resmi, Senin (3/6/2023), diungkapkan bahwa Indonesia membuka peluang kolaborasi dengan berbagai negara untuk mewujudkan target menjadi pemain utama pada industri kendaraan listrik.

Baca juga: Harga SUV Bekas per Juli 2023 mulai Rp 42 Jutaan

“Hal ini juga sejalan dengan visi mewujudkan ASEAN yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui keterlibatan sektor swasta yang aktif dan dengan orkestrasi kawasan yang terkoordinasi,” kata Agus.

Setelah itu, Menperin juga dijadwalkan untuk bertemu Menteri Industri dan Teknologi Informasi China, Jin Zhuanglong untuk membahas peluang atas peningkatan kerja sama Indonesia-China di bidang industri.

“Dalam pertemuan dengan Menteri Industri dan Teknologi Informasi RRT, kami akan membahas kemungkinan kerja sama di bidang pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), energi terbarukan untuk industri hijau, kawasan industri, juga perjanjian ASEAN-China Free Trade Area,” ujar dia.

Upaya terkait memperkuat kabar masuknya pabrikan kendaraan listrik besar asal China, BYD ke Indonesia secara besar-besaran.

Apalagi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo bahwa ada satu produsen mobil listrik terkemuka yang siap berinestasi ke Tanah Air.

Baca juga: Harga MPV Bekas per Juli 2023 mulai Rp 50 Jutaan

Tidak tanggung-tanggung, berdasarkan proposal yang masuk produsen itu siap menggelontorkan dana 1,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 19,5 triliun.

Hanya saja sampai berita ini diterbitkan, pihak Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi masih belum mau berbicara lebih jauh ketika dikonfirmasi.

"Sedang ditinjau. Nanti pasti ada kabarnya, masih dalam perbincangan," ujar salah satu sumber Kompas.com saat dihubungi.

Adapun komitmen BYD untuk masuk ke Indonesia sendiri, sebenarnya sudah sempat diungkapkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang diresmikan Luhut akhir Mei 2023 lalu.

Tetapi pada kesempatan tersebut, belum dijelaskan lebih jauh mengenai peta jalan maupun komitmen investasi yang hendak digelontorkan.

Baca juga: Siap Meluncur, SUV Baru Mitsubishi Punya 4 Mode Berkendara

“Penandatanganan MoU ini mencerminkan pentingnya langkah-langkah ke depan dalam mewujudkan ambisi kendaraan listrik di Indonesia," kata Luhut.

“Bersama dengan mitra internasional seperti BYD, kita dapat menempatkan Indonesia sebagai pemain industri terdepan dalam panggung kendaraan listrik global, sekaligus mendorong transformasi Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan lebih hijau,” tambah dia kala itu.

BYD sendiri saat ini memiliki pangsa pasar kendaraan listrik global terbesar. Tahun lalu, BYD mencatatkan penjualan secara global sebanyak 1,85 juta unit, melonjak pesat dari penjualan pada 2021 sebesar 593.745 unit.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
buka cendela dunia lebar lebar ,cukup browsing lewat dunia maya ,klik electric vehicle ( ev ) ,coba lihat kemajuan negeri tirai bambu menguasai pasar ev dunia 60 % ,manufaktur ev eropah r2 r4 80 % di negeri tirai bambu ,semoga indonesia sukses juga diindustri ev r2 r4 & battery lithium


Terkini Lainnya

Diskon Tarif Tol Berlaku Hari Ini, dari GT Kalikangkung ke GT Cikampek Utama

Diskon Tarif Tol Berlaku Hari Ini, dari GT Kalikangkung ke GT Cikampek Utama

News
Enggak Perlu Panik, Begini Cara Top Up Saldo E-Toll dari Ponsel

Enggak Perlu Panik, Begini Cara Top Up Saldo E-Toll dari Ponsel

Tips N Trik
Jorge Martin: Proses Penyembuhan Cedera Menuju MotoGP Qatar

Jorge Martin: Proses Penyembuhan Cedera Menuju MotoGP Qatar

Sport
Kenaikan Klaim Asuransi Mobil Pasca-Lebaran: Apa yang Terjadi?

Kenaikan Klaim Asuransi Mobil Pasca-Lebaran: Apa yang Terjadi?

News
6 Jalan Tol yang Dibuka Gratis untuk Arus Balik Lebaran

6 Jalan Tol yang Dibuka Gratis untuk Arus Balik Lebaran

News
Cegah Terjadinya Pecah Ban, Perhatikan Speed dan Load Index

Cegah Terjadinya Pecah Ban, Perhatikan Speed dan Load Index

Tips N Trik
Berlaku Hari Ini, Catat Waktu Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025

Berlaku Hari Ini, Catat Waktu Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025

News
Hemat, Diskon Tarif Tol Arus Balik Trans-Jawa Berlaku Hari Ini

Hemat, Diskon Tarif Tol Arus Balik Trans-Jawa Berlaku Hari Ini

Feature
One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya!

One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya!

News
[POPULER OTOMOTIF] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini | BYD Nyaris Jual 1 Juta Unit Mobil pada Kuartal 1 2025 | Program Mudik Gratis Naik Bus Sepi Penumpang

[POPULER OTOMOTIF] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini | BYD Nyaris Jual 1 Juta Unit Mobil pada Kuartal 1 2025 | Program Mudik Gratis Naik Bus Sepi Penumpang

Feature
Konsisten Podium, Alex Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2025

Konsisten Podium, Alex Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2025

Sport
Update Harga Oli Mesin Skutik April 2025, Federal dan Shell Naik

Update Harga Oli Mesin Skutik April 2025, Federal dan Shell Naik

Feature
Mudik Dengan Kapasitas Kabin Penuh, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban

Mudik Dengan Kapasitas Kabin Penuh, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban

Tips N Trik
Perkakas Mobil yang Wajib Dibawa Saat Perjalanan Jauh

Perkakas Mobil yang Wajib Dibawa Saat Perjalanan Jauh

Tips N Trik
Arus Mudik 2025 Didominasi Kendaraan ke Arah Tol Trans-Jawa

Arus Mudik 2025 Didominasi Kendaraan ke Arah Tol Trans-Jawa

News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau