Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/01/2023, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada MotoGP 2023, untuk pertama kalinya di era 4-tak, Yamaha tidak memiliki tim satelit. Meski demikian, pabrikan asal Jepang ini yakin bisa menggaet tim lain pada 2025.

Sebelumnya, RNF Racing yang menjadi tim satelit Yamaha. Sayangnya, setelah ditinggal Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, tim ini tidak memiliki prestasi yang bagus.

Baca juga: Yamaha YZR-M1 Pakai Motif Kamuflase, Lebih Agresif

Melihat Aprilia lebih menjanjikan, RNF Racing akhirnya beralih ke pabrikan asal Italia tersebut. Untuk Aprilia, ini juga jadi pertama kalinya memiliki tim satelit.

Livery Monster Yamaha MotoGP pada YZR-M1 untuk MotoGP 2023Dok. Yamahamotogp.com Livery Monster Yamaha MotoGP pada YZR-M1 untuk MotoGP 2023

Namun, semua tim sudah memiliki kontrak dengan masing-masing pabrikan hingga akhir 2024. Sehingga, peluang baru akan terbuka untuk musim 2025.

"Bicara soal rencana masa depan untuk tim satelit, kami sebenarnya tidak memiliki tim satelit pada 2023. Kami sudah menyebutkan bahwa situasi ini tidak akan berdampak buruk tahun ini," ujar Lin Jarvis, Yamaha Racing Managing Director, dikutip dari Speedweek.com, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Usai Yamaha, Simak Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2023

Jarvis menambahkan, kondisi ini memberikan kesempatan bagi Yamaha untuk sepenuhnya fokus pada pengembangan motor di tim pabrikan. Selain itu, Yamaha juga ingin memastikan bahwa motornya juga kompetitif pada 2023 dan 2024.

Livery Monster Yamaha MotoGP pada YZR-M1 untuk MotoGP 2023Dok. Yamahamotogp.com Livery Monster Yamaha MotoGP pada YZR-M1 untuk MotoGP 2023

"Tapi, bukan rahasia bahwa kami ingin memiliki tim satelit lagi. Kami tidak pernah meragukan itu. Namun, akan terlalu jauh jika saya mendeskripsikan semua peluang dan rintangan sekarang ini," kata Jarvis.

"Tapi, jika kita bisa menghilangkan beberapa rintangan, kami bisa mempertimbangkannya untuk 2024. Jika itu tidak berhasil, maka saya yakin kami akan memiliki empat motor di grid lagi pada 2025. Untuk sekarang, kita harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.