Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Mobil Manual Lebih Kuat di Tanjakan Dibanding Matik?

Kompas.com - 11/01/2023, 13:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil dengan transmisi matik saat ini lebih banyak dipilih oleh konsumen otomotif dibandingkan mobil dengan transmisi manual.

Hal ini lantaran mobil matik lebih mudah dikendarai karena tidak perlu memindahkan gigi atau menekan pedal kopling dan gas.

Namun, tak jarang pengendara yang lebih menyukai transmisi manual karena tak ingin kehilangan sensasi dalam berkendara.

Bicara soal keunggulan, ada yang beranggapan bahwa mobil dengan transmisi manual lebih mumpuni melahap jalan tanjakan dibanding mobil matik. Lantas, benarkah demikian?

Baca juga: Mulai Ramai, Ini Penjelasan Kapan ERP Jakarta Diterapkan

Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, anggapan tersebut bisa jadi benar. Sebab, dengan mobil manual, pengemudi bisa menentukan gear sesuai dengan keinginannya.

Jalan menanjak dan rusak.Agung Kurniawan Jalan menanjak dan rusak.

“Betul, karena (dengan mobil transmisi manual) lebih mudah untuk menentukan gear yang tepat sesuai keinginan si pengemudi. Namun, dengan catatan pengemudi memiliki kemampuan untuk mengoperasikan kendaraan bertransmisi manual,” ucap Marcell saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/1/2023).

Sebab, pada dasarnya pengoperasian mobil manual lebih sulit ketimbang mobil matik. Seperti contoh ketika terjebak macet di tanjakan, mengemudi mobil manual harus menginjak pedal rem sesegera mungkin dan mengatur pedal kopling agar mobil tidak mundur.

Saat melanjutkan perjalanan setelah berhenti ditanjakan, pengemudi mobil manual harus kembali menyeimbangkan pedal kopling dan gas. Sedangkan mobil matik hanya perlu pindah ke pedal gas.

Akan tetapi, ini tidak serta-merta disimpulkan bahwa mobil matik tidak kuat menanjak. Pengemudi harus menyesuaikan transmisi saat melewati tanjakan.

Pindahkan dulu tuas transmisi ke posisi L atau gigi yang lebih rendah. Jaga momentum mobil agar tidak kehilangan tenaga saat menanjak.

Menurut Marcell, ketika melewati tanjakan, mobil manual atau matik sebetulnya tidak ada tips atau trik yang baku. Setiap jalan memiliki medan yang berbeda sehingga penanganannya pun akan berbeda.

Baca juga: Belum Revisi, Kuota Pertalite Tahun Ini Naik Dibanding 2022

“Setiap medan beda penanganan, seberapa tekanan gasnya dan arah kemudinya. Jadi tidak ada tips yang baku. Yang bisa saya katakan, pengemudi harus pastikan observasi medan sebelum dilalui dan pilih jalur yang akan dilalui, tentukan gear yang tepat di waktu yang tepat sehingga mobil tidak kehilangan traksi,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.